Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dua pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dianugerahi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi dari TNI Angkatan Darat. Masing-masing Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara dianugerahi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama dan Anggota I BPK, Agung Firman Sampurna dianugerahi Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, yang membidangi pembinaan di lingkungan Kementerian Pertahanan RI.

Dua pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dianugerahi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi dari TNI Angkatan Darat. Masing-masing Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara dianugerahi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama dan Anggota I BPK, Agung Firman Sampurna dianugerahi Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, yang membidangi pembinaan di lingkungan Kementerian Pertahanan RI.

Dua Pimpinan BPK Dianugerahi Tanda Kehormatan dari TNI AD

Euis Rita Hartati, Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:16 WIB

JAKARTA, investor.id - Dua pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dianugerahi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi dari TNI Angkatan Darat. Masing-masing Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara dianugerahi tanda kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama dan Anggota I BPK, Agung Firman Sampurna dianugerahi Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, yang membidangi pembinaan di lingkungan Kementerian Pertahanan RI.

Penganugerahan tanda kehormatan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, di Lapangan Mabesad, Pemberian tanda kehormatan tersebut dilakukan kepada WNI yang bukan anggota TNI AD dan berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI AD.

Pemberian tanda kehormatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 108/TK/Tahun 2019 tanggal 4 Oktober 2019 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam sambutannya mengatakan, pihaknya memberikan tanda kehormatan itu kepada pimpinan BPK sebagai ucapan terima kasih dalam membantu tata kelola keuangan TNI AD.

"Intinya terima kasih tidak terhingga dari kami, dari saya pribadi, seluruh pimpinan Angkatan Darat, dan seluruh institusi Angkatan Darat atas dukungan bapak berdua dalam membantu tata kelola keuangan kami, sehingga laporan keuangan kamj mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Terimalah persembahan kami, penghargaan yang tertinggi dan kedua tertinggi yang dimiliki Angkatan Darat," kata Andika.

Menurut dia, pemberian penghargaan itu sebelumnya diajukan ke Mabes TNI kemudian direstui presiden dalam bentuk keputusan presiden.

"Rasa terima kasih kami ini semoga mendorong beliau berdua dan jajaran BPK utk membantu kami di tahun ke depan supaya kami bisa membuat laporan keuangan yang bagus," ujar Andika.

Bintang Kartika Eka Paksi merupakan tanda kehormatan untuk anggota militer TNI AD yang telah menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan, dan jasa-jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban tanpa merugikan tugas pokoknya.

Selain diberikan kepada anggota militer, Bintang Kartika Eka Paksi juga diberikan kepada perorangan di luar militer yang dianggap berjasa pada organisasi TNI Angkatan Darat.

Bintang Kartika Eka Paksi dibagi dalam tiga kelas, yaitu Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, dan Bintang Kartika Eka Paksi Nararya.

Ketua BPK, Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, suatu kehormatan dan kebanggaan dirinya dan Agung Firman Sampurna untuk menerima penghargaan ini. "Kami tidak pernah mengira dan berharap mendapatkan kehormatan ini karena yang kami lakukan selama ini sesuai profesionalisme," ujarnya.

Menurut dia, tentu TNI AD punya pertimbangan sendiri kepada presiden sehingga ada penganugerahan ini. "Saya percaya proses pertimbangan ini sudah melalui jalan panjang hingga ada penganugerahan ini," tambahnya.

Sementara itu, Agung Firman Sampurna mengatakan, pihaknya memiliki dua harapan pertama agar Kementerian Pertahanan dan TNI mematuhi dan segera menerapkan PMK Nomor 143 tahun 2018 untuk mengelola anggaran yang dikelolanya.

“Ingat salah satu kriteria dalam pemberian opini laporan keuangan adalah kepatuhan terhadap perundang-undangan. Seiring dengan hal itu, Kementerian Pertahanan dan TNI diharapkan melakukan penguatan terhadap Sistem Pengendalian Intern atas tata kelola yang dijalankannya, khususnya tata kelola keuangan,” katanya.

Pada tahap selanjutnya, lanjut Agung, pihaknya berharap agar level kapabilitas APIP-nya dapat ditingkatkan. “Kalau bisa menjadi yang tertinggi di Indonesia. Pada tahap tersebut TNI bukan saja menjadi entitas pengelola keuangan negara yang baik, tetapi juga menjadi yang paling baik sehingga bisa menjadi role model, menjadi panutan bagi entitas pengelolaan keuangan negara lainnya,” jelasnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA