Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sentra vaksinasi bersama BUMN bagi lansia. Foto ilustrasi: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sentra vaksinasi bersama BUMN bagi lansia. Foto ilustrasi: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Dukung Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Selandia Baru - UNICEF Teken Kemitraan Rp 52 Miliar

Senin, 29 Maret 2021 | 18:29 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Selandia Baru menyampaikan komitmen tambahan sebesar Rp 52 miliar kepada UNICEF untuk mendukung Indonesia dalam perencanaan, penerapan, dan pemantauan pengenalan dan peluncuran vaksin Covid-19.

Melalui kontribusi Selandia Baru sebelumnya sebesar Rp 52 miliar  untuk kesiapsiagaan, respons, dan upaya pemulihan Covid -19 di Indonesia, UNICEF telah menjangkau 200 juta orang dengan pesan pencegahan Covid-19 setiap bulan untuk membantu mereka memahami cara melindungi diri dan anak-anak mereka dari virus; 3,4 juta orang telah menerima persediaan air, sanitasi dan kebersihan (WASH),  38.592 petugas kesehatan telah dilatih tentang pengendalian pencegahan infeksi dan protokol pengobatan dan lebih dari 369.000 orang telah menerima alat pelindung diri (APD), 45 juta anak didukung melalui pembelajaran jarak jauh, dan lebih dari 1,7 juta perempuan dan anak-anak tetap terhubung ke layanan kesehatan dasar yang kritis.

Indonesia telah memulai kampanye vaksinasi Covid -19 pada Januari 2021 dan berencana untuk mengimunisasi 181 juta penduduknya sebelum Maret 2022.

Komitmen tambahan dari Selandia Baru akan membantu meningkatkan upaya program vaksinasi Indonesia dan mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi tantangan logistik, penyebaran vaksin secara geografis dan keraguan vaksin yang saat ini masih ada.

Berdasarkan kemitraan ini, UNICEF akan memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia di berbagai bidang, seperti strategi peluncuran vaksin Covid-19, pengadaan dan dukungan sektor kesehatan, risiko komunikasi, dan pelibatan masyarakat untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap vaksin, serta data dan analitik.

Duta Besar Selandia Baru untuk Republik Indonesia Jonathan Austin mengatakan, Selandia Baru menyadari bahwa pengenalan vaksin Covid-19 dalam skala besar akan menimbulkan tantangan besar bagi sistem kesehatan yang sudah berada di bawah tekanan akibat pandemi.

“Pemerintah Indonesia telah meminta dukungan UNICEF untuk peluncuran vaksin Covid-19 pada tahun 2021. Dengan bermitra dengan UNICEF, kami senang dapat terus berperan dalam mendukung Indonesia pulih dari dampak kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid -19 dan memungkinkan masyarakat untuk dapat kembali ke pekerjaan, melakukan perjalanan, menikmati pariwisata, dan melanjutkan kegiataan perdagangan yang lebih normal di wilayah tersebut,” katanya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan, atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, terima kasih kepada pemerintah Selandia Baru karena telah menjadi salah satu pendukung utama program vaksinasi di Indonesia  dan telah berkontribusi pada Fasilitas COVAX.

“Dukungan ini tidak hanya sebagai penghargaan untuk Selandia Baru dan penghargaan untuk Indonesia, tetapi juga untuk Kemanusiaan,” ujar Menkes. 

Menurut Perwakilan UNICEF Debora Comini, melalui  peluncuran vaksin Covid-19, akhir pandemi sudah semakin terlihat.

“UNICEF menyambut baik kontribusi Selandia Baru, yang datang pada saat kritis, dan akan membantu memastikan bahwa setiap komunitas - bahkan yang paling sulit dijangkau - dapat memperoleh manfaat dari vaksin,” ujar Comini.

Selandia Baru adalah salah satu pendukung awal Fasilitas COVAX, sebuah inisiatif global untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif di seluruh dunia. Pemerintah Selandia Baru menginvestasikan NZ $ 27 juta dalam pengembangan vaksin Covid-19 melalui Fasilitas COVAX.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN