Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Empat Pesan Jokowi untuk Seluruh Rektor Indonesia

Senin, 6 Juli 2020 | 05:34 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

BOGOR, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan Forum Rektor Indonesia (FRI) tahun 2020 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/7).

Dalam acara tersebut, Jokowi menitipkan empat pesan kepada seluruh rektor Indonesia yang tergabung dalam FRI. Pertama, Jokowi mengajak FRI jangan hanya menjadi forum komunikasi, tetapi harus dikemas menjadi forum saling peduli dan berbagi, yang mampu membantu pihak tidak mampu. Selain itu, yang punya membantu yang tidak punya.

“Berbagi pengalaman secara daring, berbagi kurikulum dan silabus, berbagi koleksi perpustakaan secara daring, berbagi dosen dan perkuliahan secara daring untuk maju bersama memajukan seluruh mahasiswa di seluruh Indoensia. Ini saya meyakini bisa dilakukan FRI,” kata Jokowi.

Kedua, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengajak para rektor dan FRI memfasilitasi mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa saja.

“Sekali lagi bisa belajar kepada siapa saja. Mahasiswa tidak hanya belajar kepada dosen, tapi juga mahasiswa belajar kepada pelaku industri, kepada wirausahawan, kepada praktisi pemerintahan, kepada praktisi hukum dan kepada para pelaku lapangan lainnya,” ujar Jokowi.

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Tujuannya agar mahasiswa bisa menangkap perubahan dunia yang dipicu disrupsi dan hyper kompetisi. Ia menambahkan di era disrupsi dan hyper kompetisi seperti sekarang, dunia berubah sangat cepat.

“Ketiga, saya mengajak perguruan tinggi lebih aktif bekerja sama dengan industri, termasuk bekerja sama dengan kawasan industri terdekat. Jika ada kawasan industri terdekat, ajak segera bekerja sama buka fakultas, atau departemen atau program studi yang karakter keilmuannya dekat dengan kawasan industri itu,” terang Jokowi.

Keempat, Jokowi menegaskan pendidikan tinggi harus memberikan perhatian besar kepada kesehatan fisik dan kesehatan mental mahasiswa. Selain itu, harus membangun karakter mahasiswa yang hati dan pikirannya merah putih untuk Indonesia, berakhlak mulia, bermental baja, dan memegang teguh Pancasila.

Lebih lanjut Jokowi menyatakan, suasana kampus harus memperkokoh rasa kebangsaan, menghargai kebinekaan dalam persaudaraan dan persatuan, berintegritas tinggi dan antikorupsi serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi.

Tak lupa ia mengajak seluruh rektor Indonesia yang tergabung dalam FRI agar memanfaatkan puncak bonus demografi saat ini untuk mencetak generasi muda unggul sehingga mampu membangun Indonesia Maju.

“Satu abad republik Indonesia sudah dekat di 2045 nanti, tinggal 25 tahun lagi. Mari kita cetak sejarah mari kita buktikan kita tidak akan terjebak middle income trap, mari kita buktikan di tahun 2045 nanti Indonesia mampu menjadi Negara berpenghasilan tinggi yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” papar Jokowi.

Ketua FRI

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof Dr Arif Satria, dikukuhkan sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) 2020 secara virtual. Arif dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (4/7), memaparkan empat scenario bagi perguruan tinggi di masa depan.

“Pertama, kemampuan universitas masa depan yang fokus pada skill lulusan,” kata dia.

Kedua, terkait dengan jejaring universitas dengan institusi lintas bidang. Ketiga, skenario pembelajaran lebih tinggi berkelanjutan yang menghasilkan pembelajar tangguh. Terakhir, lanjut dia, scenario universitas mandiri yang dapat menentukan kurikulumnya sendiri.

“Inovasi juga harus dikembangkan dengan mengacu pada skill yang dibutuhkan di masa depan. Skill yang diperlukan bagi industri di masa depan yaitu leadership, partnership dan kolaborasi, inovatif dan kreatif,” katanya.

Adapun tahun ini IPB menjadi tuan rumah Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII FRI 2020 yang dilaksanakan secara virtual.

Presiden Joko Widodo berkesempatan membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020, Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII Forum Rektor Indonesia 2020.

Jokowi mengatakan pembangunan bangsa membutuhkan sumberdaya manusia unggul, inovatif dan kompetitif.

“Tugas mulia tersebut tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa-biasa saja. Untuk itu kita harus berubah, kita harus mengembangkan cara-cara baru dan strategi baru,” ungkapnya. Konferensi tersebut ditutup dengan Arif Satria sebagai Ketua FRI 2020, sementara itu, Panut Mulyono, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), terpilih sebagai Ketua FRI 2021. (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN