Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, saat memberikan materi Seminar Nasional dengan tema Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional bersama Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, di kampus Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Village, Tangerang, Selasa 29 November 2022.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, saat memberikan materi Seminar Nasional dengan tema Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional bersama Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, di kampus Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Village, Tangerang, Selasa 29 November 2022.

Erick Thohir: Generasi Muda Indonesia Harus Jadi Pemain, Bukan Penonton

Selasa, 29 Nov 2022 | 14:48 WIB
Hendro D Situmorang (redaksi@investor.id)

TANGERANG, Investor.id - Generasi muda Indonesia harus menjadi pemain di era digital dan bukan hanya penonton saja. Hal ini sejalan dengan situasi perekonomian Indonesia yang diprediksi sangat bagus ke depan.

Hal itu ditegaskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir saat memberikan materi Seminar Nasional bertajuk "Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional di kampus Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Village, Tangerang, Selasa (29/11/2022).

Baca juga: Menteri Erick Semakin Memikat Milenial dan Generasi Z

Menurutnya, situasi perekonomian Indonesia akan sangat bagus kedepannya. Hal ini tinggal bagaimana generasi muda mengisinya, karena sudah eranya bagaimana bergerak memastikan ekonomi terus semakin maju dan terjaga.

"Isu kesenjangan lapangan pekerjaan ini harus diintervensi, dengan salah satunya tidak hanya dengan program pemerintah, tetapi bagaimana menyiapkan generasi muda yang siap pakai," ungkap Erick.

Jangan sampai bangsa Indonesia yang populasinya besar hanya menjadi pasar dan sumber daya alam (SDA)-nya saja. Namun bagaimana mempersiapkan manusianya yang kedepan harus bisa melakukan adaptasi dengan segala perubahan. 

Advertisement

Baca juga: Erick Thohir: BUMN Bersinergi Bantu Korban Gempa Cianjur

Dikatakan, sumber daya alam (SDA) Indonesia terbilang luar biasa bermanfaat untuk bangsa. Namun sayang, sejak dahulu dieksploitasi untuk kepentingan bangsa lain. Begitu juga dengan pembukaan lapangan kerja dan perekonomian.

"Hari ini, kami harus dipastikan hilirisasi dan industrialisasi terjadi di Indonesia. Pasar kita besar, tetapi jangan sampai digital ekonomi mendatang yakni pada 2030 yang akan mencapai 4.500 triliun terbesar di Asia Tenggara, jadi penonton saja," tegas Erick.

Erick menjelaskan pasar yang besar tersebut, harus dipastikan untuk kebutuhan bangsa Indonesia juga.

"Kita tidak lagi mengandalkan sumber daya alam dan pasar saja, perlu ada pengembangan sumber daya manusia (SDM)-nya menjadi sebuah keunggulan dengan menciptakan leadership atau kepemimpinan yang berintegritas dan lainnya," urainya.

Baca juga: Pengamat Sebut Sinyal Restu Jokowi untuk Erick Thohir

Dikatakan, sebuah usaha UMKM yang migrasi ke digital, artinya ada inovasi dan adaptasi. Pertumbuhan ekonomi berdasarkan kemampuan manusia berinovasi. Yang namanya SDA dihilirisasi karena kemampuan manusia. Contohnya nikel menjadi baterai. Lalu kelapa sawit menjadi minyak goreng dan bahan kosmetik serta lainnya.

Terkait ekonomi digital, Indonesia harusnya bisa membuat games sendiri, tidak lagi tergantung pada produk asing. Itulah tantangannya.

"Jangan sampai digital ekonomi kita yang membutuhkan 17 juta lapangan kerja itu hilang karena waktu saat Covid-19 kita berkata work from home (wfh) dan sekarang work from anywhere (wfa)," tutur Erick.

Dia memberikan contoh, ada warga India yang yang tinggal di negaranya, namun bekerja di Indonesia tanpa harus datang secara fisik ke Indonesia dan gak perlu izin dan tanpa paspor dan visa. Jadi sekarang bisa bekerja dari mana saja.

Maka dari itu knowledge base economy harus menjadi bagian penting daripada pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan berdasarkan inovasi dan SDM. "Hari ini yang diperlukan adalah pergerakan kepada ekonomi, lapangan pekerjaan, kesempatan berusaha. Itulah yang harus direbut oleh generasi muda Indonesia saat ini," terang Erick di kampus UPH.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com