Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi keterangan kepada awak media di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberi keterangan kepada awak media di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 2 Juni 2021.

Erick Thohir Luruskan Pemberitaan Soal Ivermectin

Selasa, 22 Juni 2021 | 14:24 WIB
Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri BUMN Erick Thohir meluruskan pemberitaan seputar ivermectin. Dia menegaskan tidak pernah sama sekali menyebutkan bahwa BPOM sudah memberikan izin penggunaan ivermectin untuk Covid, tetapi izin edar obat tersebut yang sudah diterima.

Erick Thohir menjelaskan, ivermectin sama seperti obat lainnya, adalah bagian dari terapi saja. “Yang menentukan terapinya juga dokter dari tiap pasien tersebut. Sama seperti favirapir, atau azithromicyn, atau hanya vitamin saja, itu semua kan dokter yang menentukan,” kata Erick dalam penjelasan tertulisnya, Selasa (22/6).

Polemik yang sekarang dibangun oleh para ‘penggoreng’ seolah-olah Erick Thohir melakukan pembohongan, padahal yang dia lakukan adalah bagian dari ikhtiar. Yang berhak menentukan apakah pasien tersebut layak mendapatkan ivermectin atau tidak adalah dokter.

Di lain pihak, beberapa penelitian memang menyebutkan bahwa ivermectin merupakan salah satu terapi yang baik untuk Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, Menteri BUMN Erick Thohir dikabarkan minta BOPM untuk mengizinkan ivermectin menjadi opsi untuk pengobatan pasien Covid-19. Sejumlah negara seperti Filipina dan India mulai menggunakan  ivermectin sebagai opsi pengobatan, karena bisa membantu menambah pasokan obat yang dibutuhkan untuk antisipasi ledakan pasien Covid-19. Hal ini karena ivermectin bisa diproduksi massal dan harganya murah berkat hak patennya yang sudah habis setelah 20 tahun digunakan.

Dalam surat yang diterima Investor Daily, Jumat (21/5), disebutkan PT Indofarma Tbk, perusahaan anggota Holding BUMN Farmasi (Persero) telah mengajukan permohonan Pra Registrasi kepada BPOM untuk obat ivermectin. "Sebagaimana informasi PT Indofarma Tbk, ivermectin efektif untuk mencegah dan membasmi virus SARS-CoV-2 dan telah dipakai di beberapa negara. Bahkan, National Institute of Health, lembaga di bawah Departemen Kesehatan Amerika Serikat, pada tanggal 15 Januari 2021 telah meningkatkan ivermectin sebagai obat optional terapi Covid-19," demikian petikan surat tersebut.


 

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN