Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (tengah), memberikan keterangan pers usai melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN yang diwakili 53 pegawai, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (tengah), memberikan keterangan pers usai melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN yang diwakili 53 pegawai, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Firli Bahuri: Polemik 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi PR Bersama

Selasa, 1 Juni 2021 | 22:30 WIB
Fana Suparman

JAKARTA, investor.id   - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri telah melantik 1.271 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lulus asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Selasa (1/6/2021).

Pelantikan ini menyisakan polemik lantaran terdapat 75 pegawai yang tidak lulus TWK yang saat ini nasibnya tak menentu. Menanggapi hal ini, Firli mengatakan, polemik 75 pegawai tersebut merupakan pekerjaan rumah KPK bersama sejumlah lembaga terkait.

"Hari ini kita selesaikan 1.271, bagaimana yang 75, tentu menjadi PR kami bersama," kata Firli di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Pewarta memotret layar yang menampilkan prosesi pelantikan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021).  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pewarta memotret layar yang menampilkan prosesi pelantikan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Firli memastikan masih memperjuangkan nasib 75 pegawai.
"Saya ingin sampaikan, kemarin saya jelaskan kepada seluruh pegawai kemarin yang hadir di pertemuan kita, pimpinan KPK, untuk memperjuangkan kawan-kawan kita, saya tidak ingin mengulang hari ini, saya juga dari kemarin apa yang harus dikerjakan, perwakilan juga menilai," kata Firli.

Dari 75 pegawai yang dinyatakan tidak lolos TWK, 51 orang diantaranya diputuskan tak lagi bisa bekerja di KPK, sementara 24 sisanya bisa kembali bertugas dengan syarat dibina terlebih dulu.

Pewarta memotret layar yang menampilkan prosesi pelantikan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021).  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pewarta memotret layar yang menampilkan prosesi pelantikan pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Firli mengatakan, KPK perlu bekerja sama dengan lembaga dan instansi lainnya tekait pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan terhadap 24 pegawai tersebut.

Secara informal, kata Firli, pihaknya telah membahas dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengenai hal tersebut. Selain berkomunikasi dengan lembaga dan instansi terkait, pimpinan KPK juga akan menjalin komunikasi dengan 24 pegawai tersebut.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan keterangan pers usai melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN yang diwakili 53 pegawai, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan keterangan pers usai melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN yang diwakili 53 pegawai, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

"Karena untuk mengikuti pendidikan tentu kita ajak bicara, bersedia mengikuti atau tidak semuanya, tapi yang jelas kami pimpinan KPK, bapak Sekjen dan segenap kita yang ada di sini adalah merupakan satu kesatuan yang kita lakukan untuk mencari solusi terbaik," katanya.    

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN