Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Balon udara. Foto ilustrasi: youtube

Balon udara. Foto ilustrasi: youtube

Ganjar: Tak Ada Kompromi terhadap Pelepasan Balon Liar

GR, Rabu, 12 Juni 2019 | 12:16 WIB

PEKALONGAN- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan tidak akan berkompromi soal pelepasan balon secara liar ke udara karena tindakan itu bisa mengganggu dan membahayakan penerbangan.

"Saat perjalanan dari Semarang (ke Pekalongan) saya melihat banyak balon yang masih (terbang) secara liar. Oleh karena, saya tidak akan kompromi lagi, mungkin orang hanya bercanda, lha tradisi kok dilarang," katanya usai membuka acara Java Balloon Festival di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Rabu.

"Saya sudah mendapat laporan dari sejumlah pilot yang merasa terganggu dengan banyaknya balon yang terbang secara liar. Ini memang sangat bahaya dan jalur penerbangan akan terganggu," katanya.

Ia berpesan kepada warga agar tidak melepaskan balon ke udara secara liar karena selain mengganggu penerbangan juga bisa menyebabkan kebakaran.

"Tolong ya jangan menerbangkan balon ke udara karena akan membahayakan jalur penerbangan dan pernah terjadi kebakaran rumah penduduk," katanya.

Ganjar juga mengatakan kegiatan-kegiatan semacam Java Balloon Festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pekalongan bekerja sama dengan Airnav Indonesia bisa menjadi ajang untuk menampilkan kreasi balon udara dan mewadahi tradisi melepas balon ke udara.

"Tradisi semacam itu sudah dilakukan di wilayah Wonosobo, bahkan Kapolresnya memberikan hadiah pada warga yang menampilkan balon yang menarik. Oleh karena, kerja sama seperti itu harus bisa ditingkatkan," katanya.

"Pelepasan balon ke udara memang sudah jadi tradisi warga yang dilakukan setelah satu pekan setelah Lebaran. Oleh karena, kami mendukung adanya acara itu, apalagi hadiahnya juga cukup banyak," ia menambahkan.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA