Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi pameran Apresiasi Kreasi Indonesia di Banda Aceh.

Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi pameran Apresiasi Kreasi Indonesia di Banda Aceh.

Gelar AKI di Aceh, Sandiaga Harap HIPMI Beri Pendampingan ke UKM Ekraf

Selasa, 9 Agustus 2022 | 14:56 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

BANDA ACEH, investor.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan sekaligus memotivasi semua pelaku ekonomi kreatif agar tidak takut dan selalu menggelorakan semangat, tidak takut tenggelam dalam menjalankan usaha.

“Biasanya pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di mal. Tapi di Aceh tidak ada mal, sehingga hadir di taman. Tidak ada akar rotan pun jadi. Saya sangat senang bisa berkunjung ke Provinsi Aceh terutama Banda Aceh, karena selain keindahan alam, juga ada wisata religi, dan makanan yang enak-enak banget. Ada 27 finalis AKI yang menyajikan kuliner hingga fashion yang patut kita acungi jempol. Potensi yang ada di Aceh untuk ekraf luar biasa,” ujar Sandiaga dalam keterangannya, Selesa (9/8/2022).

Dia menyebut produk-produk UMKM Aceh berkualitas sangat mumpuni. “Saya berpesan pentingnya inovasi, kolaborasi. adaptasi dan digitalisasi. Dulu kita asyik berkompetisi, sekarang saatnya kolaborasi. Kita dorong ke arah sana. Tadi ada produk dari Banda Aceh, Aceh Selatan bahkan Sumatera Utara - penting untuk melakukan kolaborasi untuk memunculkan sisi baik Indonesia dari ekraf (ekonomi kreatif),” ujarnya.

Kunjungan Menparekraf ke Banda Aceh sebagai bagian kunjungan kerja, salah satunya Apresiasi Kreasi Indonesia, yang hadir untuk memfasilitasi, pendampingan serta pengembangan usaha UMKM di sektor ekraf. “Teman-teman HIPMI dan Kadin juga Gekraf harus mulai menjaring mereka, agar dari kecil berkembang ke menengah dan besar. Diharapkan mereka ini diberikan pendampingan karena mereka adalah ujung tombak ciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru 2022. Makanya harus di-support karena kita menargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru di ekonomi kreatif 2024,” terang Mantan Ketua HIPMI.

Menparekraf lantas mencontohkan usaha House of Distro dari Banyumas, Jawa Tengah, usai mengikuti AKI 2022 usahanya meningkat, omzet bulanan naik 8 kali lipat dan mendapat order Rp200 juta, serta mendapatkan potensi ekspor. “Pelaku ekraf Lombok yang ikut AKI 2022 dari subsektor kriya juga omzetnya meningkat hingga 50%,” ujar Sandiaga seraya mendorong semua pihak mendukung perkembangan ekraf dengan membeli produk khas mereka.

Sandiaga juga menyampaikan pentingnya jiwa pantang mundur. “Saya awal memulai usaha hanya 3 karyawan kini menjadi 30 ribu karyawan, dan per hari ini ada di seluruh Nusantara,” terangnya. 

Jatuh bangun dalam bisnis, sebut Menparekraf, adalah hal biasa. “Jatuh 10 kali tidak apa apa. Mau sukses harus berani gagal. Gagal anak tangga menuju kesuksesan. Kegagalan saya banyak sekali tapi jarang dibicarakan. Kita tidak akan sukses jika tidak bangkit. AKI dalam hal ini sebagai sarana untuk membangkitkan ekonomi. Insya Allah dengan kerja 4As, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas Insya Allah akan jadi pengusaha yang manfaat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat,” tuturnya.

Sandiaga menyampaikan, saat ini UMKM yang sudah terdigitalisasi on boarding di platform e-commerce di 2023 akhir ada sekitar 20 juta, dari yang ditargetkan sebesar 30 juta sampai awal 2024.

Saat melakukan kunjungan ke pameran AKI 2022 Banda Aceh, Sandiaga mengaku menemukan optimisme baru. “Belajar dari cerita tsunami dan pandemi, banyak orang kehilangan kerja. Banda Aceh dan pelaku ekonomi kreatifnya merupakan lokomotif penciptaan lapangan kerja. Memang saat ini kita dalam kondisi sulit. Namun mereka yang akan jadi solusi. Ekraf akan menjadi tulang punggung kebangkitan ekonomi kita,” sebutnya.

Mantan Ketua HIPMI menyebut, pada tahun 2004 memang Aceh sempat tenggelam, porak poranda. “Namun luar biasa masyarakat Aceh kembali bangkit, Aceh kembali maju dan semakin indah. Pelaku ekonomi kreatif, harus terus semangat, terus bergerak maju, semangat tak boleh tenggelam,” ujarnya.

Menparekraf mengakui Aceh memiliki ciri khas ekonomi kreatif islami, tangguh pantang menyerah ulet dan setia.untuk kemajuan ekonomi Indonesia. 

Sebagai catatan, Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 yang berlangsung di Banda Aceh telah memasuki kota/kab ke-10. Tahun kedua dilaksanakannya program unggulan Kemenparekraf ini dalam rangka membangkitkan kembali perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. 

Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 Banda Aceh yang dilaksanakan Taman Bustanussalatin diharapkan bisa menjadi wadah promosi yang maksimal untuk produk dan karya terpilih, sehingga pendapatan akan meningkat dan UMKM Kreatif naik kelas. Sebagai kolaborasi mitra strategis transaksi jual-beli di pameran menggunakan Go Pay – GOJEK.

Menparekraf mengajak semua pelaku ekraf bersatu dan fokus melewati tantangan di depan mata. “Saatnya pelaku usaha bersatu padu jangan terpecah belah dan fokus hadapi tantangan, kita bersama-sama berusaha ciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2024 semoga bisa terwujud,” tandas Sandiaga.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : PR

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com