Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).

Gobel Paparkan Aspek Ekonomi dalam Ketahanan Nasional

Senin, 14 Juni 2021 | 17:24 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel memaparkan pentingnya aspek ekonomi dalam sistem ketahanan nasional. Menurut dia, dengan adanya pandemi Covid-19 ini, pemahaman terhadap ekonomi makin penting.

Rachmat Gobel mengemukakan hal tersebut di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Gorontalo itu memberikan kuliah umum dengan tema Pembentukan Karakter Kepemimpinan Nasional di Masa Pandemi Covid-19 Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Terwujudnya Indonesia Tangguh. Dalam acara itu hadir Wadan Seskoal Laksamana Pertama Imam Musani.

Selain diikuti perwira dari TNI AL, pendidikan ini juga diikuti perwira dari TNI AD, TNI AU, Polri dan perwira dari Singapura, Malaysia, Pakistan, dan Uni Emirat Arab.

Politisi dari Partai Nasdem ini menyatakan salah satu kekuatan utama Indonesia adalah kekayaan alamnya yang berlimpah.

“Di masa pandemi ini, kita tak kekurangan pangan karena alam kita yang subur,” kata Gobel dalam keterangan tertulisnya.

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).

Dengan memahami fakta-fakta tentang kondisi dan potensi ekonomi, katanya, maka pimpinan TNI bisa lebih komprehensif dalam menilai ketahanan nasional Indonesia. Karena itu, Gobel menyatakan, “Tentang pendekatan kesejahteraan dan pendekatan keamanan adalah bukan dua hal untuk dipertentangkan. Keduanya harus berjalan beriringan. Harus bersama-sama. Tidak bisa satu per satu. Tidak bisa kesejahteraan dulu, kemudian keamanan. Juga tidak bisa keamanan dulu, kemudian kesejahteraan. Keduanya saling terkait.”

Gobel menambahkan, “Wilayah Indonesia sangat luas. Tak mungkin kita bisa menempatkan personelnya di seluruh pelosok negeri. Maka rakyat yang sejahtera merupakan alat pertahanan yang paling efektif. Tak mungkin negara kuat jika rakyatntya tidak sejahtera.”

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel di hadapan perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Senin (14/6/2021).

Namun demikian, lanjut Gobel, luasnya wilayah Indonesia juga harus bisa dijaga oleh militer yang andal. Keamanan dan pertahanan yang baik, kata Gobel, juga menjadi jaminan bagi hadirnya investasi.

“Jika tidak kita yang menjaga maka investor itu nantinya yang akan membawa tentaranya untuk menjaga investasinya,” katanya.

Karena itu, Gobel menyatakan, modernisasi alutsista untuk TNI merupakan kebutuhan nyata. “Teknologi terus berkembang, dan kita harus mengikutinya, termasuk untuk kebutuhan alutsista,” katanya.

Agar tak semuanya bergantung pada luar negeri, ia juga menekankan pentingnya membangun industri pertahanan dan industri strategis di dalam negeri.

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobe berfoto bersama perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal)  Senin (14/6/2021).
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobe berfoto bersama perwira siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Senin (14/6/2021).

Namun Gobel juga mengingatkan bahwa dalam memajukan suatu bangsa ada tiga komponen sebagai suatu triangle yang saling terkait. Pertama, kualitas sumberdaya manusia. Kedua, nilai-nilai budaya. Ketiga, penguasaan terhadap sains dan teknologi. “Nah, faktor teknologi ini, salah satunya adalah alutsista,” katanya.

Sedangkan soal nilai-nilai budaya, ia menyatakan pentingnya kesatuan TNI dan rakyat.

“Karena itu jangan membuat pengkotak-kotakan antara rakyat dan TNI. TNI itu anak kandung rakyat. Satu kesatuan, harus maju bersama-sama. Harus ada mutual respect, mutual trust, dan mutual benefit. Saling hormat, saling percaya, dan saling memberi manfaat. Jika ini terjadi, insya Allah Indonesia tangguh akan tercapai,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN