Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto:  SP/Joanito De Saojoao

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Gubernur DKI Tutup Kembali Blok G Balai Kota Jakarta

Kamis, 17 September 2020 | 05:42 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup kembali salah satu gedung di Balai Kota Jakarta yaitu Blok G karena dua orang pegawai di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta terjangkit Covid-19.

"Pemprov DKI Jakarta khusus di Gedung G Balai Kota ini akan ditutup. Bukan karena kasus Pak Sekda, tapi karena tadi pagi ditemukan ada dua orang pejabat, salah satunya pejabat eselon dua, yang terpapar positif (Covid-19) dan ada beberapa yang sedang menunggu hasil sore ini," ujar Anies saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9).

Hal itu disampaikannya usai memberikan penghormatan terakhir kepada Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah yang tutup usia akibat terpapar Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan), berserta jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghormatan terakhir kepada jenasah Sekda DKI Jakarta Saefullah yang di dalam mobil ambulance, di depan pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan), berserta jajaran di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penghormatan terakhir kepada jenasah Sekda DKI Jakarta Saefullah yang di dalam mobil ambulance, di depan pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao.

Lebih lanjut berdasarkan informasi yang dihimpun, pejabat eselon II yang bekerja di Blok G Balai Kota Jakarta dan terpapar virus SARS-CoV-2 itu adalah Kepala Biro Hukum Yayan Yuhanah.

"Sesuai dengan peraturan (Pergub 88/2020) bila ada yang ditemukan positif di sebuah kantor maka satu gedung harus ditutup selama tiga hari. Jadi gedung Blok G di DKI ini, persis samping kita ini pada Kamis,Jumat, Sabtu akan tertutup. Tidak digunakan," kata Anies.

Selama penutupan sementara itu, proses sterilisasi menggunakan disinfektan akan dilakukan sehingga memutus potensi penyebaran virus asal Wuhan itu.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yag akrab disapa Ariza menyatakan, beberapa pejabat Pemprov DKI yang terpapar Covid -19 mendapatkan penanganan medis terbaik agar sembuh.

"Ya ada beberapa pejabat selama ini dalam penanganan yang terbaik di rumah sakit," kata Ariza.

Daftar pejabat DKI Jakarta yang masih menjalani perawatan dan isolasi Covid-19 yaitu Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W Soewaryo, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari, dan Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat.

Sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sholat jenasah di depan mobil ambulance jenasah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, di halaman RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Saefullah wafat pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, karena terpapar virus Covid-19. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sholat jenasah di depan mobil ambulance jenasah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, di halaman RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Saefullah wafat pukul 12.55 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, karena terpapar virus Covid-19. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Selanjutnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin, ,Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris, Ketua TGUPP Amin Subekti dan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.

Ariza mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menambah tenaga medis terbaik di rumah sakit untuk menangani pasien Covid-19.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Pemprov DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia usai gangguan jantung dan asam lambung disertai terpapar Covid-19 di Rumah Sakit Angkatan Daerah (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta pada pukul 12.55 WIB.

Riza menuturkan Gubernur Anies sempat mendatangkan alat tercanggih dari Rumah Sakit Harapan Kita saat Saefullah terserang penyakit jantung. (b1/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN