Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres Jusuf Kalla. Foto: IST

Wapres Jusuf Kalla. Foto: IST

Hadiri KTT BRF, Wapres Bertolak ke Beijing

GR, Rabu, 24 April 2019 | 11:57 WIB

JAKARTA- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berangkat ke Beijing, China, Rabu pagi, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kedua Belt and Road Forum (BRF) pada 25 - 27 April.

Wapres JK dengan didampingi Ibu Mufidah, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, dan rombongan terbang dengan menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Rabu pagi pukul 10.00 WIB.

Rombongan diperkirakan tiba di Beijing pada pukul 17.30 waktu setempat, kemudian disambut oleh Duta Besar LBBP RI untuk China Djauhari Oratmangun dan pejabat tinggi Pemerintah China.

Selain menghadiri KTT BRF, Wapres JK juga diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping, Working Lunch bersama Wapres China Wang Qishan, serta menghadiri sejumlah bisnis forum dan makan malam dengan pengusaha dan perwakilan Pemerintah China.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China sekaligus Penasihat Pemerintahan Wang Yi dalam keterangan persnya di Beijing, Jumat (19/4), mengatakan bahwa forum yang digelar untuk kedua kalinya tersebut mengambil tema "Kerja Sama Sabuk Jalan, Menatap Masa Depan Bersama yang Lebih Cerah".

Menurut dia, BRF Kedua bertujuan untuk meningkatkan mutu kerja sama di bawah kerangka kerja Prakarsa Sabuk Jalan.

Beberapa ajang di luar forum resmi tersebut juga bakal mengiringinya, termasuk 12 kegiatan subforum yang mengarah pada kerja sama praktis.

Demikian halnya dengan konferensi yang secara khusus akan digelar pertama kalinya untuk komunitas bisnis.

Sumber: ANTARA

BAGIKAN