Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penyaluran Bansos di Kecamatan Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 29 Januari 2021.

Penyaluran Bansos di Kecamatan Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 29 Januari 2021.

Harap Bansos Tepat Sasaran, Risma: Lurah Bisa Usulkan Perbaikan Data KPM Tiap Minggu

Sabtu, 30 Januari 2021 | 09:39 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

SURAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendi bersama Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menghadiri kegiatan penyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta, Jawa Tengah (Jateng), Jumat, 29 Januari 2021.

Bansos disalurkan kepada sekitar 700 KPM yang berasal dari Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta, Jateng. Bansos yang diberikan berupa bantuan pangan non tunai (BPNT) program kartu sembako, bansos tunai (BST), dan bansos program keluarga harapan (PKH).

Total penerima bantuan pangan non tunai program sembako untuk Kecamatan Jebres sebanyak 9.380 KPM, dengan nilai Rp 1,87 miliar, tersebar di 11 kelurahan. Sementara, total penerima BST untuk Kecamatan Jebres sebanyak 15.554 KPM, dengan nilai Rp 4,66 miliar, tersebar di 11 kelurahan.

Kemudian, total penerima bansos PKH untuk Kecamatan Jebres sebanyak 4.438 KPM dengan nilai Rp 2,95 miliar, tersebar di 11 kelurahan juga. Adapun penyaluran bantuan pangan non tunai program sembako dan bansos PKH disalurkan melalui Bank BNI. Sementara BST disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Dalam kesempatan ini Risma berjanji, dirinya berjuang sepenuh hati untuk membantu KPM terdampak Covid-19. "Saya sebagai Mensos senantiasa berjuang dan selalu berusaha agar para penerima bantuan pada masa wabah ini tidak bertambah susah karena terkena dampak Covid-19," ujar Risma, pada kegiatan penyaluran Bansos tersebut.

Risma berharap semua Bansos yang telah disalurkan dapat memenuhi kebutuhan pokok secara layak sebagai upaya pemulihan ekonomi yang akan mendukung secara nasional.

Dalam kesempatan ini Risma menyampaikan kepada para Lurah dan Kepala Desa, bahwa saat ini perbaikan data dan usulan bisa dilakukan setiap minggu. Tidak lagi menunggu sampai enam bulan.

"Hal ini dilakukan agar KPM yang berhak dan layak menerima bantuan tidak menunggu terlalu lama. Inilah salah satu bentuk keberpihakan pemerintah pada masyarakat yang tidak mampu dan wujud hadirnya pemerintah," katanya.

Sementara itu Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pihaknya berharap, masyarakat yang terkena dampak pandemi bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

"Kami sangat berharap apabila warga masyarakat Solo yang terdampak dan sekarang baru kita usulkan kami mohon nanti untuk mendapatkan perhatian dan mendapat BST. Karena setiap hari masyarakat yang dampak pandemi Covid-19 ini terus meningkat," kata Rudy.

Sementara itu, Charles Sitorus selaku Direktur Jaringan dan layanan keuangan Pos Indonesia, menyatakan Pos siap untuk menyalurkan program BST di tahun 2021 ini  dengan tetap mengikuti Protol kesehatan.

Pos Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial terkait pemutakhiran data penerima Bantuan Sosial Tunai ini.

Untuk Penyaluran BST di wilayah Jawa Tengah sebanyak 1.197.227 KPM sudah menerima bantuan atau sebesar 92,3%. Sedangkan untuk wilayah kelurahan Jebres sendiri sebanyak 1.252 sudah menerima BST.

Charles Sitorus berharap  ditahun ini penyaluran BST ini bisa mencapai 100%, mengingat ditahun 2020 PT Pos sudah berhasil mencapai 97% dalam penyaluran BST di seluruh Indonesia.

Di tahun ini ada tambahan menjadi 10 Juta KPM untuk tahun 2021, dari 8,7 juta KPM di tahun 2020 yang akan menerima Bantuan Sosial Tunai untuk seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama menegaskan penyaluran bansos hari ini dilakukan sesuai protokol kesehatan.

"Penyaluran BST telah dilakukan sejak pagi hari dengan mematuhi aturan protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, sehingga pandemi covid-19 ini segera berakhir," kata Asep.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : PR

BAGIKAN