Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Hari Kenaikan Isa Almasih, Menag: Mari Pererat Kerukunan Umat

Kamis, 26 Mei 2022 | 12:04 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Umat Kristiani hari ini merayakan Hari Raya Kenaikan Isa Almasih. Perayaan ini dilakukan 40 hari setelah kebangkitan Isa Almasih, tepatnya pada momen Paskah.

"Selamat bagi umat Kristiani yang tengah merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih 2022. Mari terus pererat kerukunan umat," pesan Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis (26/5/2022).

Advertisement

Baca juga: Sah! Ketua MK Resmi Menikah dengan Idayati, Adik Jokowi

Kenaikan Isa Almasih merupakan rangkaian dari Paskah, salah satu perayaan besar bagi umat Kristiani dalam peringatan kebangkitan Isa Almasih. Paskah membawa pesan anugerah, kasih sayang, serta kekuasaan Tuhan untuk menjauhkan umat manusia dari bayang-bayang dosa dan maut. Paskah diyakini umat Kristiani sebagai wujud pengampunan umat manusia dari Tuhan.

Selaku pemerintah, Menag Yaqut berharap agar momentum perayaan ini dapat menjadi forum untuk mempererat kerukunan antar umat beragama.

"Saya berharap umat Kristiani dapat terus berperan dan berkontribusi dalam upaya ikut menjaga kerukunan antar umat beragama serta membangun kesatuan dan keutuhan nasional," tuturnya.

Baca juga: Jusuf Kalla Rayakan HUT ke-80, Luncurkan Buku “Jusuf Kalla: Di Balik Beragam Isu”

Ia menuturkan Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama. Kemajemukan ini dapat menjadi kekuatan yang besar dan nyata untuk membangun bangsa apabila dirawat bersama dalam bingkai kerukunan dan persaudaraan. Namun sebaliknya, apabila tidak dijaga dengan baik, maka dapat berpotensi menjadi benih perpecahan.

"Oleh karena itu, sangat diperlukan moderasi beragama dalam kehidupan sosial masyarakat agar keutuhan bangsa dapat tetap terjaga," jelasnya.

"Mari kita semua ikut ambil bagian dalam mewujudkan damai sejahtera bagi bangsa dan negara. Salam sejahtera," tutupnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN