Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada apel pagi bersama pada hari pertama kerja usai libur Lebaran di lapangan utama Kementan, Senin 9 Mei 2022. (Foto: Dok. Kementan)

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo pada apel pagi bersama pada hari pertama kerja usai libur Lebaran di lapangan utama Kementan, Senin 9 Mei 2022. (Foto: Dok. Kementan)

Hari Pertama Kerja, Mentan Ajak Pegawai Lebih Bersemangat

Senin, 9 Mei 2022 | 14:59 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar apel pagi bersama pada hari pertama kerja usai libur Lebaran di lapangan utama Kementan, Senin (9/5).

Acara dibuat sederhana dengan penuh doa dan kehangatan.

Advertisement

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa momen Syawal harus dijadikan cambuk bagi para pegawai untuk saling memaafkan agar kinerja Kementan terus mengalami peningkatan. Hati yang ikhlas serta doa yang kuat bisa dijadikan penguat untuk ketahanan pangan nasional.

"Hari ini kita bekerja harus dimulai dengan hati yang lapang. Kenapa? karena makna Ramadan itu adalah menjadikan kita sebagai orang yang makin beriman. Saya meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan saya selama bekerja," ujar Mentan saat memberikan arahan singkat.

Menurut Mentan, sektor pertanian adalah sektor strategis untuk mendulang amal dalam setiap proses kerjanya. Ini karena pertanian merupakan salah satu sektor vital yang menyangkut langsung pada pemenuhan pangan rakyat.

"Pertanian adalah kerja yang paling hebat karena kita yang mempersiapkan makanan bagi jutaan orang di Indonesia. Karena itu sekali lagi saya sampaikan kita harus bekerja dengan penuh maaf, tanpa dendam dan tanpa kebencian," katanya.

Mentan menambahkan, ke depan kerja-kerja kementan harus fokus pada pemenuhan pangan secara merata. Di antaranya dengan meningkatkan produksi melalui penyediaan benih unggul, penggunaan teknologi dan penguatan sumber daya manusia.

"Di sini saya ingin mengajak untuk menyelamatkan Indonesia agar tidak terjadi gejolak pangan. Kita harus menyelamatkan pangan kita agar tidak terjadi krisis seperti yang dikatakan badan pangan dunia," ujarnya.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : PR

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN