Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

HM Lukminto, Raja Tekstil dari Solo Tutup Usia

Anis Rifatul Ummah, Kamis, 6 Februari 2014 | 13:43 WIB

SOLO- Raja tekstil dari Solo, HM Lukminto meninggal dunia di usia yang ke-67, Rabu (5/2) malam pukul 20.55 WIB. Pendiri sekaligus presiden komisaris PT Sri Rejeki Isman (Sritex) menghembuskan nafas terakhir setelah beberapa hari menjalani perawatan inap di salah satu rumah sakit di Singapura.

Menurut Sumartono Hadinoto, juru bicara Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), organisasi sosial warga keturunan Tionghoa, Jum’at (31/1), Lukminto bermaksud check up ke Singapura. “"Awalnya bapak hanya ingin check up tapi tiba-tiba di sana kondisinya jadi lain dan Rabu (5/2) beliau meninggal,” katanya.

PMS merupakan salah satu organisasi yang aktif digeluti Lukminto. Selain sebagai pengusaha ternama, Lukminto memang aktif di berbagai kegiatan sosial. Menurut Sumartono, saat meninggal, hanya anak tertua Lukminto yang menemani. “Keluarga hari Kamis ini akan menjemput jenazah,” kata dia.

Kabar duka tersebut terasa mengejutkan bagi kerabat dan kolega Lukminto. Sejak kabar itu tersiar tadi malam hingga pagi ini, rumah Lukminto di Baron, Solo didatangi pelayat. Belum dapat kepastian kedatangan jenazah. “Mungkin kalau tidak Kamis sore ini, Jum’at besok,” kata Sumartono.
 
Pasar Klewer
Sebelum menjadi pengusaha tekstil sukses, Lukminto yang lahir di  Nganjuk 1 Juni 1946 itu merupakan pedagang kain di Pasar Klewer. Baru pada tahun 1978 dia membangun pabrik tekstil di daerah Sukoharjo. Pabrik itu yang menjadi cikal bakal PT Sritex yang memproduksi seragam militer di 32 negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Perancis dan lain sebaginya

Lukminto meninggalkan enam orang anak, Vonny Imelda Lukminto, Iwan Setiawan Lukminto, Lenny Imelda Lukminto, Iwan Kurniawan Lukminto, dan Margaret Imelda Lukminto. Pada anak-anaknya itu, Lukminto mewariskan pabrik tekstil seluas 130 hektar dengan 40.000 karyawan.
 
“Rencananya nanti akan dimakamkan di pemakaman keluarga. Pak Lukminto memiliki pemakaman keluarga di di Delingan, Karanganyar. Tapi kepastian pemakaman menunggu rapat keluarga terlebih dahulu,” tambah Sumartono. (IMR/SP)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA