Menu
Sign in
@ Contact
Search
Mobil listrik Hyundai Ionic 5 yang menjadi mobil resmi delegasi pertemuan P-20, terparkir di Kompleks DPR, Jakarta. P-20 merupakan pertemuan delegasi parlemen dari negara-negara G-20 yang akan berlangsung di Jakarta, 5-7 Oktober 2022.

Mobil listrik Hyundai Ionic 5 yang menjadi mobil resmi delegasi pertemuan P-20, terparkir di Kompleks DPR, Jakarta. P-20 merupakan pertemuan delegasi parlemen dari negara-negara G-20 yang akan berlangsung di Jakarta, 5-7 Oktober 2022.

Hyundai Ionic 5, Mobil Listrik Resmi Delegasi P-20

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:20 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

Jakarta, Investor.id – Pertemuan P-20 atau parlemen dari negara anggota G-20 bakal diselenggarakan di Jakarta, 6-7 Oktober 2022. Untuk menunjang mobilitas delegasi P-20 panitia telah menyiapkan mobil listrik Hyundai Ionic 5 sebagai mobil resmi P-20.

Ketua DPR Puan Maharani, Sabtu (1/10/2022) mengecek persiapan akhir penyelenggaraan P-20. Puan pun sempat mencoba mengendarai Hyundai Ionic 5, mobil listrik yang akan digunakan sebagai kendaraan bagi delegasi P-20.

“Penggunaan mobil listrik ini sejalan dengan salah satu tema utama yang akan dibahas dalam P-20 yakni pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau. DPR ingin menunjukkan komitmen bahwa Indonesia serius dalam mengurangi emisi,” tuturnya.

Ketua DPR Puan Maharani bersama Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel mencoba mobil listrik Hyundai Ionic 5 bekeliling Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu, 1 Oktober 2022. Hyundai Ionic 5 menjadi mobil resmi pertemuan P-20 yaitu pertemuan parlemen dari negara anggota G-20 di Jakarta pada 5-7 Oktober 2022.

Didampingi Wakil Ketua DPR, Rachmat Gobel yang duduk di kursi depan penumpang, Puan mencoba mobil listrik dengan menyetir berkeliling Kompleks Parlemen. Ia tampak lancar meski baru pertama kali mengendarai mobil listrik.

“Untuk para delegasi akan disiapkan pelat nomor P-20,” jelas Puan.

Sebagai tuan rumah, Puan menegaskan, DPR ingin memberikan wajah terbaik di hadapan pimpinan parlemen negara-negara G-20.

“Ini momentum istimewa karena Indonesia belum pernah menjadi tuan rumah P-20 sehingga kita harus memastikan semua delegasi dan tamu yang akan datang merasa nyaman saat mengikuti acara ini,” kata Puan.

P-20 merupakan forum parlemen negara-negara G-20 yang diselenggarakan dalam satu rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20. Selain memegang kursi presidensi G-20 untuk pertama kalinya, Indonesia juga menjadi tuan rumah bagi forum multilateral tersebut.

Jika KTT G-2-0 berlangsung di Bali, perhelatan P-20 sengaja diselenggarakan di Gedung DPR dengan main venue di Gedung Nusantara atau Gedung Kura-kura. Dalam forum pimpinan parlemen yang akan digelar pada 6 Oktober hingga 7 Oktober 2022 itu, Puan akan memimpin semua sidang di Gedung Kura-Kura.

“Tradisi P-20 memang selalu diselenggarakan di gedung parlemen tuan rumah. Gedung Kura-kura dipilih sebagai lokasi utama karena kita ingin menunjukkan kepada delegasi mengenai sejarah gedung ini,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.

“Penyelenggaraan P-20 akan menjadi momentum bagi Indonesia untuk membawa Gedung Kura-kura semakin mendunia,” ungkap Puan yang selalu memberikan hadiah miniatur Gedung Kura-kura kepada pimpinan-pimpinan parlemen dunia dalam setiap pertemuan bilateral.

Puan mengungkapkan, P-20 akan dihadiri 347 orang, di antaranya terdiri dari 19 ketua parlemen, 14 wakil ketua parlemen, 30 anggota parlemen, tiga pimpinan organisasi internasional, serta 12 sekretaris jenderal dan 14 orang duta besar.

Nantinya para delegasi akan menanam pohon yang akan menjadi simbol dukungan P-20 untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. DPR juga akan menunjukkan aksi nyata dengan memberi contoh praktik perubahan penggunaan energi, termasuk dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dibangun untuk memenuhi tambahan kebutuhan listrik di lingkungan parlemen.

“DPR mengharapkan dukungan dari masyarakat agar penyelenggaraan P-20 berlangsung dengan baik dan lancar sehingga dapat meningkatkan citra Indonesia di kancah internasional,” ujar Puan.

DPR mengusung tema "Stronger Parliament for Sustainable Recovery" untuk perhelatan P-20. Tema tersebut sejalan dengan tema Presidensi G-20, yaitu "Recover Together, Recover Stronger".

Editor : Aditya L Djono (adityalaksmanayudha@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com