Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hermawan Saputra, Dewan Pakar IAKMI. Sumber: BSTV

Hermawan Saputra, Dewan Pakar IAKMI. Sumber: BSTV

IAKMI: Kebijakan Peniadaan Mudik Harus Berlaku Menyeluruh

Senin, 26 April 2021 | 13:33 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengatakan, kebijakan tentang pembatasan mobilitas yang diatur dalam Surat Edaran (SE)  Peniadaan Mudik harus berlaku menyeluruh, tanpa terkecuali. Selain itu, semua kebijakan pemerintah harus konsisten  dan  konsekuen.

“Kalau semua pejabat ASN  (aparatur sipil negara, red) dan juga  aktivitas publik lainnya dilarang untuk mudi.  Jadi ini harus berlaku semua tidak boleh ada dispensasi apapun kebutuhannya. Karena kita ini berbicara warga dan bangsa,”  kata Hermawan saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (26/4/2021).

Hermawan menuturkan, apabila kebijakan telah ditetapkan ini memberi pelonggaran untuk beberapa pihak dari pemerintah, maka harus segera dikoreksi dan dievaluasi. Pasalnya, kebijakan peniadaan mudik ini bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat dalam periode waktu tertentu yang memang berpotensi  terjadinya lonjakan mobilitas.

Selanjutnya, Hermawan juga menyinggung terkait kenaikan kasus Covid-19. Kata dia, tren kasus Covid-19  harus menjadi perhatian semua pihak. Dalam hal ini, ia mendorong pemerintah belajar dari  negara India yang saat ini lagi mengalami lonjakan kasus sangat tinggi.  Padahal, India sudah melewati puncak kasus.

“India sempat melakukan upaya lockdown dan vaksinasi yang gencar, tetapi tipikal masyarakat India yang kesadaran rendah dan penduduk padat sehingga kenaikan kasus menjadi badai. Jangan sampai Indonesia yang notabene belum  keluar  dari  pandemi kasus  dan terjadi pelonggaran dimana-mana akan menjadi bumerang,” ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN