Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi alat suntik medis

Ilustrasi alat suntik medis

IDI Siapkan Rekomendasi Pemberian Vaksin Cacar Monyet

Jumat, 26 Agustus 2022 | 17:53 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Satuan Tugas (Satgas) Monkeypox atau Clades Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) tengah mempersiapkan dan menyusun rekomendasi untuk pelaksanaan vaksinasi cacar monyet di Indonesia.

Ketua Satgas Monkeypox PB IDI, dr Hanny Nilasari mengatakan terdapat beberapa pilihan vaksin untuk anak, ibu hamil, dan orang dewasa.

"Saat ini Satgas Monkeypox PB IDI tengah menyiapkan rekomendasi lanjutan untuk vaksinasi cacar monyet. Kami menggodoknya dalam diskusi konsolidasi dalam divisi tata laksana Satgas Monkeypox," katanya pada konferensi pers Satgas Monkeypox dan Covid-19 PB IDI pada Jumat (26/8/2022).

Hanny menyatakan rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada pemerintah dalam waktu dekat. Namun, ia tak menyebutkan waktu pastinya. Satgas Monkeypox PB IDI juga merekomendasikan pengetatan atau skrining pintu-pintu masuk Indonesia.

Hanny mengungkapkan, ada dua mekanisme untuk pemberian vaksinasi cacar monyet. Pertama yakni pemberian kepada orang-orang yang terindikasi sudah terpapar cacar monyet, dan kedua yakni pemberian vaksinasi pada orang-orang yang sudah berkontak langsung dengan pasien cacar monyet.

"Selain itu tenaga kesehatan juga diberikan vaksin. Jadi itu rekomendasi yang akan diberikan," imbuh Hanny.

Adapun, Hanny menyebut bahwa jika nanti ada vaksin cacar monyet, maka vaksin itu tidak diindikasikan untuk masyarakat umum atau masuk dalam program vaksinasi massal seperti covid-19. Hanya orang-orang yang berisiko tinggi saja yang akan mendapatkannya.

"Karena kita tahu bahwa penularan monkeypox ini harus bersentuhan langsung. Karenanya orang-orang yang berisiko tinggi dan nakes yang direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin," pungkasnya.

Saat ini,di Indonesia sudah ada satu pasien yang terkonfirmasi cacar monyet dan 23 suspek. Sementara itu di tingkat global hingga 25 Agustus 2022 tercatat ada sebanyak 46.724 total kasus cacar monyet. Secara rinci, 46.337 kasus berasal dari negara nonendemis dan 387 kasus dari negara dengan riwayat penyakit monkeypox.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyatakan akan menyiapkan sebanyak 10.000 dosis vaksin cacar monyet di Indonesia. Namun demikian, vaksin itu belum akan digunakan untuk vaksinasi massal. Pasalnya, belum ada rekomendasi dari World Health Organization (WHO) mengenai vaksinasi massal untuk cacar monyet.

"Ada 2 atau 3 negara yang sudah melakukan vaksinasi. Dan kita sedang proses pengadaan dan harus melalui rekomendasi dari Badan POM. InsyaAllah ada sekitar 10 ribu vaksin yang akan diadakan di Indonesia," kata Juru Bicara Kemenkes, dr Mohammad Syahril.

Nantinya, lanjut dia, vaksin itu akan diberikan kepada orang yang tengah menderita cacar monyet dan pada orang-orang yang terdeteksi melakukan kontak erat dengan pasien positif cacar monyet.

dr Syahril menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan persiapan untuk menghadapi virus cacar monyet di Indonesia. Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Pasalnya, virus cacar monyet memiliki tingkat keparahan yang rendah.

"Dari laporan kasus cacar monyet, yang meninggal itu 1%. Itu jauh dibandingkan dengan covid-19 yang kadang-kadang bisa mencapai 10% sampai 15% kematiannya. Dimohon pada masyarakat tetap tenang bahwasanya kasus cacar monyet ini sudah kita siapkan baik di tingkat surveilans, di dinkes puskesmas memiliki kesigapan untuk melakukan deteksi termasuk preventif edukasi kepada masyarakat," ungkap dia.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com