Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Sumber: BSTV

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Sumber: BSTV

Idulfitri Saat Pandemi, Menag: Makin Perkuat Nilai Kemanusiaan

Rabu, 12 Mei 2021 | 17:18 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Umat muslim Indonesia akan merayakan hari kemenangan Idulfitri 1 Syawal 1442 H,  pada Kamis (13/5/2021). Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  mengatakan, ini merupakan kali kedua umat muslim merayakan Idulfitri di tengah pandemi.

Oleh karena itu, ia berharap, seluruh umat dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini.  Salah satunya dari pandemi, umat kembali diingatkan dengan ajaran agama bahwa menyelamatkan nyawa sesama adalah prioritas utama.

"Pandemi Covid-19 telah mempertajam pemahaman kita bahwa salah satu inti ajaran agama adalah menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Ramadan dan Idulfitri saat pandemi semakin perkuat nilai kemanusiaan," kata Menag Yaqut, di Jakarta, Rabu (12/5/2021).

Berdasarkan siaran pers diterima Beritasatu.com, Menag berharap  puasa dan ibadah lainnya yang telah dijalani selama Ramadan dalam suasana pandemi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah, sehingga menjadi spirit baru bagi untuk terus menebarkan kebajikan dan rahmat bagi semesta.

Dalam  hal ini, Menag berharap, tempaan Ramadan yang dijalankan di tengah pandemi memberi makna lebih sekaligus bekal bagi umat Islam untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt.

"Ketakwaan yang tidak hanya tercermin dalam kesalehan personal, tapi juga kesalehan sosial dalam rupa kepedulian pada sesama. Ketakwaan yang memiliki keseimbangan antara spiritual vertikal dengan kesalehan sosial," tutur Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Menag Yaqut mengapresiasi bentuk kesalehan sosial yang telah dilakukan semua pihak saat Ramadan, salah satunya ketaatan menjaga protokol kesehatan (prokes) serta kondusivitas dalam peribadatan.

"Mulai dari MUI, (Majelis Ulama Indonesia, red), tokoh agama dan masyarakat, alim ulama, ormas islam, pengelola media, insan pers, para dermawan, TNI/Polri, hingga para tenaga medis yang terus berjuang menyelamatkan pasien Covid-19," ujar Menag.

Selanjutnya, Menag mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum Idulfitri ini untuk mengagungkan asma Allah melalui takbir dan tahmid.

"Kita bersyukur atas segala nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita semua," ajak Menag Yaqut.

Ia pun mengingatkan seluruh umat untuk senantiasa menerapkan  prokes dalam berlebaran. "Karena masih pandemi, mari beribadah dan berlebaran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," pesan Menag.

Demi menjaga prokes,  Menag mengungkapkan rencananya untuk melaksanakan takbiran dan salat Idulfitri di rumah saja.

"Saya juga akan takbiran di rumah bersama keluarga inti, anak-anak dan istri. Kamis pagi, saya akan menjadi imam dan khatib Salat Id di rumah. Saya akan menyampaikan pesan khatib tentang hikmah puasa dan spirit Idulfitri di tengah pandemi," ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN