Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

PESAN DARI VATIKAN:

Ikatan NKRI Melemah, Ini Penyebabnya

Sabtu, 23 Januari 2021 | 23:55 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

ROMA, investor.id -  Ikatan kebangsaan dan spirit ke-Indonesia-an pada saat ini melemah. Penyebab utamanya adalah telah terjadi polarisasi dalam tubuh bangsa Indonesia dan ini mengakibatkan kemajemukan bangsa yang seharusnya menjadi kekuatan justru menjadi kelemahan karena kurangnya kesadaran masyarakat akan anugerah tersebut. Akibatnya, sejak merdeka Indonesia menghadapi berbagi krisis termasuk politik, relasi sosial budaya, relasi lintas agama, berbagai malapetaka hingga ancaman degradasi moral.  Bahkan di saat Indonesia menghadapi pandemi, krisis tetap terjadi dengan kondisi masyarakat terbelah dalam berbagai posisi.

Demikian ditegaskan oleh RP Markus Solo Kewuta SVD, konselebrans utama dalam misa secara virtual Buka Tahun Baru Bersama Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) ke-16 Tahun 2021, Sabtu (23/1/2021).

AcaraBuka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
AcaraBuka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Konselebrans lain dalam misa yang diadakan di Roma, Italia itu adalah RP Agustinus Purnomo MSF (Superior General Kongregasi MSF) dan RP Paulus Laurentius Pitoy MSC (Assistant Superior General Kongregasi MSC) dan ketiga konselebran itu berasal dari Indonesia.

Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Markus Solo yang merupakan Staf Dewan Kepausan Untuk Dialog AntarUmat Beragama yang berkedudukan di Vatikan itu menegaskan, krisis yang muncul di Indonesia pada saat ini  terutama disebabkan ada sebagian masyarakat yang tidak mendukung  serta bekerjasama secara jujur dan sekaligus sepenuh hati kepada presiden yang resmi dipilih secara demokratis.  Hal ini menambah berbagai kompleksitas krisis yang menambah berbagai persoalan yang dulu belum terpecahkan.

“Saya mengimbau kepada wartawan Indonesia terutama Wartawan Katolik  untuk menjaga keutuhan dengan mempererat ikatan dan spirit ke-Indonesia-an demi utuhnya NKRI dengan berpegang pada tiga hal yakni percaya pada penyertaan Tuhan, aktif menebarkan benih kasih dan kebenaran, serta terus mengabarkan warta gembira,” tegas Markus Solo yang berasal dari Nusa Tenggara Timur itu.

Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Markus Solo menggarisbawahi, dalam menunaikan tugasnya, PWKI menghadapi tantangan dunia Indonesia yang sebagian warganya berani berada dalam post-truth era atau “era pasca-kebenaran”, yang lebih suka menyebar hoax dan fake news daripada kebenaran. 

Dubes RI untuk Vatikan L Amrih Jinangkung (kiri belakang berbatik coklat) saat Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Dubes RI untuk Vatikan L Amrih Jinangkung (kiri belakang berbatik coklat) saat Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

“Mengutip pernyataan Rasul Paulus, kelompok masyarakat post truth itu lebih suka memilih menjadi hamba-hamba huruf dan kalimat yang dapat menghancurkan nilai-nilai kehidupan bersama, daripada menjadi hamba-hamba roh yang menyebarkan nafas-nafas kehidupan yang menyelamatkan. Tantangan inilah yang harus dihadapi para wartawan, terutama ketika berenang melawan arus, terjadi pertentangan nurani dan bahkan yang melukai integritas,” ujar Markus Solo.

Dalam konteks ini, wartawan siapapun orangnya seharusnya menjadi “nabi” (modern) yang hidup di zaman open society (masyarakat terbuka) seperti sekarang ini. Para wartawan harus siap menjadi ‘nabi” yang  berani ditolak , dicemooh ketika harus memperjuangkan kebenaran

Menkominfo Johnny G Plate hadir di Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Menkominfo Johnny G Plate hadir di Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

“Wartawan harus menjadi garam dan terang. Para wartawan tidak boleh membiarkan diri dimanipulasi oleh orang lain agar misi  serta jati dirinya menjadi garam yang melezatkan dan terang yang menerangi tidak kabur agar diperoleh kebenaran,” ujarnya.

Acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Hanya saja, Pastor Markus mengingatkan. karena kebenaran cenderung memperhamba manusia atas nama hukum dan aturan, wartawan harus memiliki kasih untuk mengontrol kebenaran itu sendiri. Kasih adalah DNA, Parameter kemuridan Kristus dan akhirnya Kebenaran berfungsi untuk memerdekakan kita.

Dirjen Bimas Katolik Y Bayu Samodera  hadir di Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Dirjen Bimas Katolik Y Bayu Samodera hadir di Misa Konselebrasi langsung dari Roma mengawali acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Hadir dalam acara ini Menkominfo Johnny G Plate, Dubes Indonesia untuk Tahta Suci L Amrih Jinangkung, dan Dirjen Bimas Katolik Y Bayu Samodro.

Penerima anugerah Terima Kasihku Kepadamu di acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST
Penerima anugerah Terima Kasihku Kepadamu di acara Buka Tahun bersama PWKI 2021, Sabtu (23/1/2021). Foto: IST

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Buka Tahun Baru Bersama PWKI kali ini juga memberi Anugerah “TERIMA KASIHKU KEPADAMU” untuk Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri, Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wanita inspiratif Anne Avantie, yang berprofesi sebagai perancang busana.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN