Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
dr Reisa Broto Asmoro, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas di BNPB, Rabu (24/6/2020). Sumber: BSTV

dr Reisa Broto Asmoro, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas di BNPB, Rabu (24/6/2020). Sumber: BSTV

Indonesia Siap Produksi 17 Juta APD Per Bulan

Investor Daily, Kamis, 25 Juni 2020 | 05:00 WIB

JAKARTA, investor.id – Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, Indonesia patut berbangga karena mampu memproduksi alat pelindung diri (APD) dengan kualitas standar dunia. Produk APD yang diberi nama INA United ini dalam waktu dekat akan diproduksi sebanyak 17 juta unit.

"Kita patut berbangga pada anak bangsa yang mampu memproduksi APD INA United. APD ini sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan WHO,” kata dr Reisa Broto Asmoro, di Graha BNPB, Rabu (24/6).

Menurut Reisa Broto Asmoro, para produsen tekstil yang tergabung dalam asosiasi ini menyanggupi untuk memproduksi sebanyak 17 juta baju haznat INA United per bulan. Itu artinya, di atas kebutuhan APD di dalam negeri yang dihitung selama tiga bulan terakhir ini mencapai 5 juta unit per bulan.

Reisa menambahkan, APD berupa baju hazmat produksi Indonesia ini telah lolos uji ISO 16604, yaitu standar tinggi untuk APD yang wajib dikenakan para tenaga medis sehingga keamanan mereka terlindungi.

Menurut Reisa , baju hazmat ini bukan hanya hasil karya nyata dan penting dari tim pakar Gugus Tugas yang beranggotakan 96 ahli senior dan 27 pakar muda dari berbagai disiplin ilmu.

APD ini juga menjadi bukti keahlian serta ketangguhan para ahli diplomasi Indonesia di Konjen New York, Amerika Serikat, yang terus mengawal proses sertifikasi APD INA United ini.

Pengujian terhadap APD INA United buatan Indonesia tidak hanya dilakukan di Amerika Serikat, tetapi juga di Hong Kong, Singapura dan Taiwan.

“Ternyata seluruh produksi mereka sukses mendapatkan rekomendasi. Baju hazmat yang dihasilkan Indonesia ini bahkan dinilai lebih baik dan lebih hemat biaya,” kata Reisa.

Sebagai bentuk penghormatan kepada karya anak bangsa ini, baju APD tersebut diberi nama INA United atau Indonesia bersatu. Baju APD ini siap memberikan perlindungan tertinggi untuk para tenaga medis yang berjuang di lini terdepan dengan pasien Covid-19.

Reisa mengatakan, selama tiga bulan ini Gugus Tugas telah mendistribusikan lebih dari 4,3 juta APD, dan lebih dari 2,2 juta masker bedah, N95, dan peralatan untuk tenaga medis lainnya ke 34 provinsi. (b1)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN