Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: IST

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: IST

Indonesia Terima 14.000 Vaksin Sinovac Berbentuk Bulk

Rabu, 30 Juni 2021 | 15:14 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id   - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan kedatangan 14.000 vaksin Covid-19 Sinovac dalam bentuk bulk atau bahan baku. Itu artinya, total bahan baku vaksin Sinovac yang sudah tiba di Indonesia sebanyak 105 juta dosis.

“Ini masih dalam bentuk bahan baku, artinya perlu proses sekitar 1 bulan di Bio Farma untuk menjadi vaksin jadi yang siap pakai,” kata Budi dalam pernyataan kepada pers secara virtual, Rabu (30/6/2021).

Menkes mengatakan dari total 105 juta dosis vaksin berbentuk bahan baku akan menjadi 85 juta dosis vaksin yang disiapkan selama 1 bulan.

“Mungkin awal Agustus akan ada 85 juta dosis vaksin Sinovac yang siap bisa kita gunakan,” lanjutnya.

Indonesia kedatangan vaksin tahap 18 di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu siang (30/6/2021). Foto: IST
Indonesia kedatangan vaksin tahap 18 di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu siang (30/6/2021). Foto: IST

Budi mengingatkan vaksinasi tidak membuat seseorang seperti “Superman” atau 100% kebal terhadap Covid-19. Namun, vaksin akan membuat tubuh lebih tahan dan lebih cepat mengidentifikasi jika terinfeksi virus sehingga bisa cepat merespons untuk melawan virus tersebut. 

“Orang yang divaksin masih bisa terkena virus Covid-19, tapi tadinya penyakit berat akan menjadi ringan. Orang yang harusnya sakit ringan akan menjadi tanpa gejala atau OTG atau asimptomatik,” kata Menkes.

Namun, Budi mengingatkan bahwa orang yang sudah divaksin tetap bisa menularkan virus. Dia meminta semua orang yang sudah divaksin tetap menjalankan protokol kesehatan terutama memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksinasi dalam negeri setidaknya 181,5 juta orang guna mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Vaksin merupakan instrumen penting dalam upaya kita dalam melawan gelombang kedua pandemi Covid-19.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN