Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV

Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV

Ini 2 Target Besar Anies Hadapi Musim Hujan 2021

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:37 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menegaskan 2 target besar dalam menghadapi musim hujan dan mengantisipasi dampaknya di Jakarta tahun 2021 ini. Kedua target ini merupakan target yang juga ditetapkan Anies pada musim hujan tahun 2020 lalu, yakni tidak ada korban jiwa dan genangan surut dalam waktu kurang dari 6 jam.

“Target operasi kita adalah, satu tidak ada korban jiwa, kedua adalah target untuk bisa surut permukaan air, genangan 6 jam sesudah hujan selesai atau 6 jam setelah permukaan air surut kembali ke posisi normal,” ujar Anies usai memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di DKI Jakarta Tahun 2021, di Monas, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Apel siaga banjir Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur DKI Anies Baswedan di Monas, jakarta, Rabu (13/10/2021). . Sumber: BSTV
Apel siaga banjir Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur DKI Anies Baswedan di Monas, jakarta, Rabu (13/10/2021). . Sumber: BSTV

Anies menjelaskan, daya tampung sistem drainase di Jakarta maksimal 100 milimeter hujan per hari. Artinya, ketika curah hujan khususnya hujan lokal di atas 100 milimeter per hari, maka bisa dipastikan akan terjadi genangan.

“Kalau curah hujan di bawah 100 milimeter per hari, tidak boleh terjadi genangan, tanggung jawab kita di bawah area itu harus semuanya tertangani,” tandas Anies.

Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV
Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV

Selain itu, Anies juga mengungkapkan bahwa kapasitas 13 sungai di Jakarta 2.300 meter kubik per detik. Menurut dia, jika banjir kiriman dari daerah hulu tidak melebihi kapasitas sungai tersebut, maka tidak terjadi limpasan di daerah bantaran sungai di Jakarta.

“Bila air masuk di bawah kapasitas itu, seharusnya tidak menimbulkan limpasan di kanan kiri sungai. Itu target operasinya, mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik. Kita semua bekerja sama seluruh unsur yang ada di Jakarta untuk mengamankan Ibu Kota,” pungkas Anies.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN