Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan . Foto: Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan . Foto: Pemprov DKI Jakarta

Ini Kabar Baik soal Tren Kasus Aktif, Pemakaman hingga Kematian Isoman di DKI

Minggu, 1 Agustus 2021 | 04:34 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan kabar baik soal perkembangan kasus Covid-19 di Jakarta, mulai dari kasus aktif, pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 hingga kematian pasien isolasi mandiri di Jakarta. Secara umum, kata Anies, kasus-kasus terus mengalami penurunan.

“Pertama, ini berita baik, atas izin Allah, kasus aktif di Jakarta yang pernah menjadi 113.000 pada 13 Juli yang lalu, kini telah turun 19.000 kasus aktif. Ini artinya kita sudah lebih rendah dibandingkan gelombang pertama di bulan Februari yang lalu,” ujar Anies dalam Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Anies mengatakan, bukan hanya kasus aktif, tetapi trend pemakamana dengan protokol Covid-19 juga mengalami penurunan. Dalam sepekan terakhir, kata Anies, angka kematian berada di angka 150 hingga 200 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Padahal sebelumnya, 2 minggu yang lalu, menurut Anies, sekitar 350-400 jenazah orang dimakamkan dengan protap Covid-19 per harinya.

“Tren kematian isoman juga menurun, kurang dari 5 seharinya, dulunya pernah sampai 75 kematian sehari,” ungkap Anies.

Selain itu, lanjut Anies tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mengalami penurunan hingga saat ini berada di angka 70%. Begitu juga dengan antrian di IGD sudah terurai.

Positivity rate juga turun, saat ini sudah berada di kisaran 15%, sementara di saat puncak-puncak dulu kita pernah mencapai angka 45%,” jelas Anies.

Menurut Anies, penurunan data-data kasus Covid-19 merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat yang berada di Jakarta. Terutama, kata dia, mereka yang dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan ketentuan yang diatur dalam PPKM level 4.

“Ini semua hasil usaha begitu banyak pihak termasuk kita seluruh masyarakat yang mengurangi mobilitas, menjaga protokol kesehatan dengan amat ketat selama masa PPKM darurat. Saya ingin sampaikan kepada semua terima kasih, apresiasi. Ini adalah hasil kerja bersama kita semua, sehingga kita bisa sama-sama menekan, mengurangi, sehingga kita bisa berada pada fase seperti pada saat ini,” pungkas Anies.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN