Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV

Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV

Jakarta PPKM Level 2, Anies Tetap Wanti-Wanti Warga Disiplin Prokes

Rabu, 20 Oktober 2021 | 22:37 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tetap mengingatkan warga Jakarta atau warga beraktivitas di Jakarta untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) meskipun DKI Jakarta sudah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Anies minta masyarakat tidak euforia dengan penurunan level PPKM tersebut.

“Meski sudah turun levelnya, saya tegaskan untuk tidak terburu-buru menyikapi keadaan ini dengan kebahagiaan yang berlebih apalagi sampai mengabaikan prokes. Selalu waspada dan jaga jarak, jangan berkerumun,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Apalagi, kata Anies, dalam PPKM level 2 terjadi pelonggaran-pelonggaran dalam aktivitas masyarakat. Di tengah pelonggaran tersebut, mau tidak mau harus meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Menurut Anies, penurunan PPKM level 2 merupakan sesuatu yang patut disyukuri sebagai usaha bersama untuk mencegah penularan Covid-19. Namun, rasa syukur ini harus dijalankan dengan tetap waspada.

“Alhamdulillah PPKM DKI Jakarta sudah berada di level 2 (dua). Ini adalah hasil dari usaha dan kesabaran kita untuk tetap menjaga kesehatan, menjaga stamina dan semangat, serta menjaga kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi ini,” tandas Anies.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta menerapkan PPKM level 2 selama 14 hari, sejak 19 Oktober sampai 1 November 2021. Hal ini diatur dalam Keputusan Gubernur Nomor 1245 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 2 Corona Virus Disease 2019. Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Keputusan Gubernur tersebut, tercantum bahwa selama masa PPKM Level 2, setiap orang yang melakukan aktivitas pada tiap-tiap sektor atau tempat harus sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama, tetapi vaksinasi yang utama adalah dosis lengkap (hingga 2 dosis), kecuali bagi penduduk yang masih dalam masa tenggang 3 bulan pasca terkonfirmasi Covid-19 dengan bukti hasil laboratorium, serta penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dengan bukti surat keterangan dokter, dan anak-anak usia kurang dari 12 tahun.

Bagi masyarakat yang telah divaksin, dapat melampirkan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki), sertifikat vaksinasi yang terdapat dalam aplikasi Peduli Lindungi, dan/atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang.

Untuk diketahui, penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan penegakan sanksinya dalam Keputusan Gubernur ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

Secara umum, dengan ketentuan PPKM Level 2 kali ini, banyak kegiatan yang dilonggarkan. Misalnya, kegiatan pada sektor non-esensial yang sebelumnya di PPKM level 3 beroperasi dengan kapasitas 25%, sekarang bisa beroperasi dengan kapasitas 50%; kegiatan pada sektor esensial yang sebelumnya 50%, sekarang sudah naik menjadi 75%; dan kegiatan di hypermarket, pasar rakyat dan tempat peribadatan dari sebelumnya, 50% menjadi 75%.

Selain itu, tempat hiburan dan bermain anak di mal atau pusat perbelanjaan juga sudah dibuka dan anak-akan umur di bawah 12 tahun bisa bermain di situ dengan pendampingan orang tua. Anak-anak usia di bawah 12 tahun juga sudah diizinkan untuk masuk bioskop dan tempat wisata. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN