Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Jokowi Ingin Jakarta Jadi Role Model bagi Provinsi Lain

Kamis, 24 Juli 2014 | 15:34 WIB
Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah

JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) membenarkan jika nanti dirinya sudah resmi menjadi Presiden RI, maka akan mendorong Jakarta menjadi role model bagi provinsi lain dari semua sisi. "Semuanya. Infrastrukturnya, pelayanan publiknya, semuanya. Kelurahannya, kecamatannya, sistemnya," kata Jokowi di Balai Kota, Kamis (24/7).

Jokowi mengatakan, hal tersebut harus dilakukan supaya seluruh wilayah yang ada di Indonesia bisa lebih baik. Apalagi kebiasaan orang Indonesia dalam hal meniru sangat cepat sehingga untuk ini pun diharapkan bisa meniru hal-hal yang baik di suatu wilayah.

"Lead by example, karena di kita kalau ngopi (niru) tuh cepat. Nah ini suruh ngopi yang baik. Jangan yang jelek, korupsinya yang dikopi tapi yang baiknya," ujarnya.

Dengan adanya wilayah yang menjadi role model bagi wilayah lainnya, Jokowi pun tidak perlu memberi perintah lagi dan tinggal meniru serta melihat wilayah yang dijadikan model tersebut. Maka prosesnya pun akan lebih mudah dan cepat.

"Jadi tidak usah diberi perintah-perintah lagi, kamu lihat saja di situ. Lihat saja di kota ini, provinsi ini. Gampang kan? Kalau contoh itu sudah jadi, maka yang lain akan bergerak ke sana mengikuti," katanya.

Artinya, kata Jokowi, pihaknya pun nanti akan mengoordinir seluruh keinginan DKI terkait pekerjaan yang menyangkut dengan pemerintah pusat. Apalagi jika hal itu bermuara untuk hal-hal yang baik dan kemajuan Jakarta itu sendiri. Contohnya seperti aset milik DKI dan pusat yang banyak menyatu.

"Semua yang untuk baik ya (dikoordinir). Ya kalau untuk mempercepat mengapa tidak? Kan juga mengurangi beban APBN. Tinggal hitung-hitungannya saja bagaimana," pungkasnya. (D-14/SP/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN