Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Jokowi: Perencanaan adalah Membangun Tempat Hidup, Bukan Sekadar Gedung

Sabtu, 17 April 2021 | 19:45 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perencanaan wilayah atau kota tidak hanya sekadar membangun sebuah gedung, tetapi membangun sebuah tempat hidup yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan warganya.

“Kita semua tahu bahwa perencanaan itu bukan sekadar build building, bukan sekadar merancang pembangunan gedung. Perencanaan adalah build environment. Perencanaan adalah membangun tempat hidup yang bisa mempengaruhi kesehatan masyarakat, interaksi sosial, akar budaya, efisiensi ekonomi dan kenyamanan hidup yang sangat mempengaruhi kebahagiaan dan kreatifitas warganya,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara HUT Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia secara virtual, Sabtu (17/4/2021).

Di tengah dunia yang berubah begitu sangat cepat, urbanisasi yang begitu meningkat dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, Jokowi mengungkapkan bisa dipastikan tantangan yang dihadapi dalam membuat perencanaan akan semakin kompleks.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, lanjut Jokowi, harus diikuti dan pada saat yang sama kondisi sosial, kondisi budaya, kondisi ekonomi masyarakat juga harus diperhitungkan agar bisa menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Karena itu, ungkap Jokowi, perencanaan harus mempertimbangkan budaya masyarakat, sejarah, struktur ekonomi masyarakat dan aspek-aspek lainnya. Jangan sampai perencanaan justru membuat masyarakat terasing di kampungnya sendiri.

“Jangan sampai perencanaan memicu kemacetan lalu lintas, membuat biaya hidup semakin mahal dan semakin tidak sehat. Serta jangan sampai perencanaan silau dengan perkembangan teknologi yang tidak diintegrasikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Jokowi.

Kepala Negara mencontohkan, belakangan ini sangat populer dengan istilah smart city dan smart home. Smart city seringkali hanya diartikan sebagai smart digital city atau diartikan sebagai kota yang terkoneksi secara digital dan melakukan banyak otomasi dengan menggunakan internet of things dan perangkat digital lainnya.

Demikian pula dengan smart home, yang lebih diartikan dengan rumah yang di otomasikan oleh internet of things. Di antaranya, buka pintu, buka gorden, menyalakan lampu dan lainnya secara otomatis. Bahkan memasak juga bisa secara otomatis dikendalikan dari jarak jauh. Pengguna rumah dimanjakan oleh sistem yang serba otomatis yang dikendalikan dari jauh.

“Namun, saya ingin memberikan beberapa catatan tentang ini. Saya menyarankan agar yang paling mendasar dari Smart City adalah desainnya yang smart. Dasar dari smart city adalah smart design City yang memberikan kenyamanan sempurna untuk warganya, yang kemudian dibantu oleh perangkat digital untuk meningkatkan kenyamanan warganya,” terang Jokowi.

Demikian pula, papar Jokowi, jika cakupan wilayahnya ditingkatkan menjadi tingkat provinsi, maka menjadi smart provinsi. Kemudian ketika ditingkatkan menjadi tingkat nasional, maka menjadi smart Indonesia.

“Jadi desainnya yang smart. Smart secara kultural, smart secara sosial dan smart secara ekonomi. Dan kemudian ditopang dengan teknologi termasuk otomasi internet of things yang meningkatkan kebahagiaan warganya,” tegas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, mantan Gubernur DKI ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAPI) yang telah memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Juga telah berkontribusi dalam membuat rencana yang baik di level kota, level daerah, dan di level  negara. Serta telah banyak memberikan panduan perencanaan yang tertuang dalam rencana tata ruang wilayah tingkat kabupaten kota, provinsi dan nasional.

“Untuk itu saya menyampaikan banyak terima kasih. Kepada keluarga besar Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-50. Selama setengah abad berkiprah, saya yakin IAPI telah memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutur Jokowi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN