Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato di sidang bersama DPR, DPD, Jumat, 16 Agustus 2019. ( Foto: B1TV )

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato di sidang bersama DPR, DPD, Jumat, 16 Agustus 2019. ( Foto: B1TV )

Jokowi: Perlu Inovasi untuk Optimalkan Bonus Demografi

Arnoldus Kristianus, Jumat, 16 Agustus 2019 | 12:47 WIB

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pihaknya terus melakukan upaya pengembangan sumder daya manusia (SDM). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi puncak bonus demografi yang akan segera terjadi. Hal ini juga menjadi salah satu prioritas pembangunan lima tahun ke depan.

“Jika fokus mengembangkan kualitas SDM dan menggunakan cara baru maka saya yakin bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan,” ucap Joko Widodo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).

Untuk mencetak SDM yang baik harus didahului dengan fisik yang sehat. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya untuk menurunkan angka stunting sehingga anak-anak Indonesia bisa tumbuh menjadi generasi yang premium.

“Perluas akses kesehatan dengan pemanfaatan teknologi dan pembangunan infrastruktur dasar ke seluruh pelosok tanah air. Kita tingkatkan kualitas kesehatan dengan pengembangan inovasi dan budaya hidup sehat,” ucapnya.

Ia mengatakan lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan melakukan pembenahan untuk menghadapi perubahan. Persaingan dunia yang semakin ketat dan disrupsi di berbagai bidang, membutuhkan kualitas SDM yang tepat. Bukan hanya soal kepintaran dalam bidang akademis tetap juga SDM yang berbudi pekerti luhur dan berkarakter kuat.

“Kita membutuhkan SDM yang menguasai ketrampilan dan menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan masa depan,” ucap Joko Widodo.

Dalam hal ini keluarga dan lembaga pendiidkan berperan penting untuk perkembangnan anak. Di saat yang sama keterampilan vokasional yang dibutuhkan pasar the emerging skills harus sudah dilatihkan sejak pendidikan menengah ini.

“Tingkat pendidikan tinggi kita harus berani mencanangkan target tinggi. bahwa SDM lulusan pendidikan tinggi kita harus kompetitif di tingkat regional dan global,” ucap Jokowi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN