Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Kemko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Jodi Mahardi. Foto: IST

Juru Bicara Kemko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Jodi Mahardi. Foto: IST

jubir Menko Marvest: Hentikan Sebar Berita Hoaks PPKM Darurat

Minggu, 4 Juli 2021 | 18:04 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id - Juru Bicara (Jubir) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi meminta rakyat Indonesia untuk berhenti menyebar berita-berita hoaks terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang telah diberlakukan pemerintah sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

“Ingat berita salah dapat menyesatkan para pasien dan keluarga yang menderita saat ini. Bahkan bisa mencelakakan orang yang masih sehat,” kata Jodi Mahardi saat memberikan keterangan pers yang disiarkan dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (4/7/2021).

Jodi menegaskan jangan sampai berita hoaks tersebut malah mencelakakan nyawa orang lain. Karena itu, ia meminta masyarakat mengecek terlebih dahulu kebenaran berita yang diterimanya. Lebih baik, lanjut Jodi, masyarakat menyebarkan berita resmi dari pemerintah saja.

“Jangan sampai nyawa orang lain celaka karena hoaks yang anda sebar. Cek kebenaran berita. Apabila terbukti salah dan tidak valid, berhenti di tangan Anda. Hapus. Ganti sebar berita resmi dari pemerintah,” ujar Jodi Mahardi.

Untuk memberikan masyarakat berita-berita yang dijamin kebenaran dan kevalidan informasi dan datanya, Jodi menerangkan masyarakat, khususnya di Jawa dan Bali dapat mengakses informasi resmi dan valid di situs-situs pemerintah. Seperti covid19.go.id. atau bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dapat mengakses informasi yang diperlukan dari telepon pintarnya, yakni s.id/infovaksin.

Tidak hanya itu, untuk menjaga keakuratan informasi dan data mengenai pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, pemerintah juga akan melakukan siaran pers khusus  setiap hari mulai dari tanggal 2 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang, pada pukul 17.00 Wib.

Siaran pers ini akan ditayangkan oleh TVRI bersama TV swasta lainnya, juga RRI bersama radio swasta lainnya. Termasuk dari akun media sosial BNPB dan Sekretariat Presiden.

“Kabar terkini yang resmi dari pemerintah adalah siaran pers secara langsung, yang disiarkan oleh TVRI dan berbagai tv swasta lainnya, juga RRI dan stasiun radio lainnya, tanpa terkecuali,” terang Jodi Mahardi.

Dengan adanya keterangan pers setiap hari terkait pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, Jodi mengharapkan masyarakat tidak asal percaya terhadap semua informasi di media sosial.

“Jangan asal percaya semua informasi di media sosial mengenai penerapan PPKM Darurat. Pastikan periksa ulang semua berita dan informasi yang kita dapat. Bagi mereka yang dengan sengaja menyebarluaskan hoaks, berita tidak benar, akan diambil tindakan yang tegas, sama seperti para pelanggar PPKM Darurat lainnya,” tegas Jodi Mahardi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN