Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapolda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya

Kapolda Metro Tegaskan Temuan Tindak Pidana Kasus Kerumunan di Petamburan

Sabtu, 28 November 2020 | 06:35 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan adanya temuan tindak pidana dalam kasus kerumunan massa di hajatan pernikahan putri tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan peringatan Maulid Nabi yang digelar di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/11).

Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan massa pada acara tersebut. Penyelidikan telah mengklarifikasi terhadap Pemda DKI Jakarta, panitia acara, dan pihak-pihak terkait acara itu.

“Penyidik yang tangani kerumunan akad nikah di Petamburan, berdasarkan hasil penyelidikan, sudah ditemukan adanya perbuatan pidana sehingga hari ini (Jumat) naik ke penyidikan,” kata Fadil Imran kepada wartawan di Mako Polda Metro Jaya, Jumat (27/11).

Meski tidak berbicara banyak mengenai perkembangan kasus tersebut, Fadil mengatakan semua pihak yang tarkait dalam kasus akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Semua pihak yang dipandang perlu untuk dimintai keterangan akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” tambahnya.

Polda Metro Jaya saat ini tengah menyelidiki pelanggaran protokol kesehatan dengan timbulnya kerumunan massa pada Sabtu (14/11) lalu. Polisi juga telah melakukan gelar perkara dalam kasus tersebut dan menemukan adanya unsur pidana pelanggaran UU kekarantinaan dan meningkatkan status perkara tersebut ke tahap penyidikan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah salah satu pihak yang dipanggil oleh Polda Metro Jaya terkait kegiatan tersebut. Penyidik Kepolisian juga turut memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan beberapa Kepala Dinas DKI Jakarta untuk diklarifikasi.

Selain itu, penyidik juga memanggil Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW), satpam atau linmas, lurah dan camat setempat serta Wali Kota Jakarta Pusat. Pihak KUA juga akan dimintai klarifikasi termasuk Satgas Covid-19, Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI dan beberapa tamu yang hadir. Pada kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya mengatakan tetap berpikiran positif soal kabar dirawatnya pimpinan FPI Rizieq Shihab di Rumah Sakit UMMI Bogor.

“Kita positif thinking saja,” ujar Fadil . Rizieq Shihab dikabarkan dirawat di RS Ummi sejak Rabu. Dalam keterangannya Rizieq dirawat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan atau general check up. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, penyelidikan kerumumunan Petamburan sudah naik statusnya menjadi penyidikan.

“Kita sudah melakukan gelar perkara, untuk menaikkan yang semula ada diduga tindak pidana sekarang kita meyakini bahwa di peristiwa tersebut ada tindak pidananya,” ujarnya. Tubagus Ade Hidayat menyebutkan setelah ini pihaknya mulai menyusun rencana penyidikan, apa saja yang dikerjakan di penyidikan mendasari pada alat bukti seperti saksi, keterangan saksi, keterangan ahli, bukti petunjuk, surat, dokumen dan hal lain sebagainya.

“Jadi seperti yang disampaikan Kapolda pihak-pihak yang terkait dan dibutuhkan untuk memenuhi alat bukti tersebut akan dilakukan pemeriksaan,” tambah Tubagus Ade Hidayat.

Pemanggilan dan pemeriksaan terkait kerumumunan Petamburan ia katakan juga akan dilakukan kepada Rizieq Shihab. Lebih lanjut ia menyebutkan pemanggilan di tingkat penyidikan ini terbagi menjadi dua kapasitas yakni sebagai saksi dan sebagai tersangka.

“Untuk pemanggilan sebagai tersangka nanti setelah kita melakukan gelar perkara setelah ada alat bukti yang cukup. Pemangilan di tingkat penyidikan sedang kita susun nanti ada jadwalnya. Kita atur sedemikan rupa karena harus memberikan waktu bagi orang yang dipanggil tersebut. Jadi tidak bisa sekarang dikirim hari ini harus datang,” lanjut Tubagus Ade Hidayat.

Bantah Ada Klaster Petamburan

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari menegaskan bahwa 38 orang yang terpapar Covid-19 di Petamburan, bukan akibat kerumunan di pernikahan putri Rizieq Syihab pada 9 November 2020. Hingga saat ini, kata Erizon, belum ada kluster Petamburan sebagaimana diberitakan sejumlah media.

“Jadi, sampai saat ini enggak ada kluster Petamburan. Hari ini pun ada rapid test yang dilakukan Dokkes Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI dan Puskesmas, tidak ada satu pun yang reaktif,” ujar Erizon kepada Beritasatu. com, di Jakarta, Jumat (27/11).

Erizon mengatakan, saat ini Petamburan belum bisa disebut kluster baru karena tidak teridentifikasi. Erizon mengatakan, pihaknya sudah melakuan tracing yang melakukan kontak erat. Hasilnya, hanya 38 orang yang terindentifikasi.

Tracing selama 4 hari sebanyak 185 orang yang diperiksa, tak satu pun yang reaktif,” katanya.

Saat ini, Puskesmas dan Sudin Kesehatan terus melakukan screaning di Petamburan. Bila ditemukan kasus positif baru, maka dilakukan tracing.

“Tracing itu mencari kalau ada yang positif. Kalau enggak ada kasus kan namanya screaning, kalau ada kasus baru kita tracing. Ini kan sudah tak ada kasus,” katanya.

Pada Jumat (27/11), Satgas melakukan screaning di empat titik di Petamburan, dan laporan sementara belum ada yang reaktif. Erizon memastikan jumlah kasus Covid di Petamburan tidak ada hubungannya atau kontak dengan kegiatan di Petamburan beberapa waktu lalu.

“Tidak ada riwayat dari 38 positif Covid-19 di Petamburan bepergian ke tempat itu (kerumuman Rizieq). Jumlah itu awalnya terindikasi berdasarkan penelusuran kasus Lurah Petamburan,” katanya.

Sembuh Covid-19

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan dinyataka sudah sembuh dari Covid-19. “Saat ini Kapolsek dan Wakapolsek Metro Tanah Abang sudah sembuh dari Covid-19,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto saat membuka tes cepat Covid-19 massal di Kelurahan Petamburan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11).

Kompol Singgih akan kembali bertugas pada Sabtu (28/11), kata Heru. Sementara, Wakapolsek Tanah Abang Kompol Sri Wahyudi sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan berkegiatan kembali.

Kompol Wahyudi pun hadir dalam rapid test yang diselenggarakan oleh Kodim 0501/JP di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Heru mengimbau agar masyarakat terus waspada terhadap bahaya Covid-19.

“Memang Covid-19 ini tidak lihat jabatan, tidak lihat status. Semua bisa kena mulai dari pemerintahan, TNI, Polisi semua bisa kena,” kata dia.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan dan Wakapolsek Metro Tanah Abang Kompol Sri Wahyudi positif terjangkit virus Covid-19.

(b1/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN