Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri: Polantas Itu Seperti Manusia Baja

Rabu, 10 Maret 2021 | 14:29 WIB
Farouk Arnaz

TANGERANG, investor.id  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Polantas seperti manusia baja. Sebab polisi sabuk putih itu selalu hadir di lapangan dalam segala cuaca.

Hal ini dikatakan Sigit saat membuka rapat kerja teknis (rakernis) fungsi Lantas tahun 2021 di Pusdik Lantas di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (10/3/2021).

“Diibaratkan film Marvel bahwa Polantas itu seperti manusia baja karena dalam situasi apapun, hujan, panas, gelap, bencana selalu hadir," kata Sigit.

Ia pun mengapresiasi jajaran lantas atas kerja keras dan pengabdian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah pandemi Covid-19.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut Polantas merupakan perwakilan Polri yang selalu berada di garis depan dalam melayani masyarakat.

"Tentunya ada risiko yang melekat. Kegiatan positif akan berdampak positif bagi organisasi dan sebaliknya. Maka itu  harus kita jaga perform dengan baik dan prima," imbuhnya.

Jenderal bintang empat ini juga meminta jajaran Lantas mampu melakukan transformasi yang presisi, baik dalam organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan.

Selain itu, jajaran Polantas diminta memanfaatkan teknologi agar pelayanan ke masyarakat bisa maksimal.

"Saya minta kepada lantas mempunyai performance yang bagus dan hal-hal yang berisiko (penyelewengab) diganti dengan teknologi, dan tugas difokuskan pada pengaturan lantas, mengurai kemacetan,"sambungnya.

Ia juga meminta Kotlantas untuk memikirkan bagaimana memberikan pelayanan masyarakat, tanpa kehadiran masyarakat.

Salah satu contohnya yakni bagaimana pembuatan pelayanan SIM ke depan bisa melaksanakan ujian SIM hanya dengan aplikasi.

"Baru praktik ke gerai-gerai yang telah disiapkan. Mungkin dikasih gerai simulasi praktik SIM," urainya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN