Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya

Kasus Covid-19 Kota Bogor Naik, Bima Arya Sebut Indikasi Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 23:58 WIB
Vento Saudale

BOGOR, investor.id   - Dalam beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 naik signifikan di Kota Bogor. WaliKota Bima Arya menyebut Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke wilayahnya.

“Sudah pasti Omicron, ga usah dites lagi pasti Omicron, karena berbulan-bulan landai tiba-tiba lonjakan, ini pasti Omicron,” ungkap Bima Arya, Minggu (23/1/2022).

Meski demikian, Bima Arya menyampaikan, saat ini pun sudah tidak penting lagi untuk mencari kasus pertama Covid-19 varian Omicron di Kota Bogor.

Karena, yang lebih penting saat ini adalah menyiagakan sistem kesehatan baik seperti vaksin, tracing, testing hingga treatment-nya.

“Ya ga mungkin ditelusuri satu-satu, karena (kasus) akan melonjak terus, dan berbeda dengan PCR, ini ga bisa tes di laboratorium (terus) pasti mahal dan laboratorium medisnya terbatas,” ucapnya.

Karenanya, Kementerian Kesehatan telah mengupayakan untuk menyiapkan satu sistem pengecekan yang lebih memungkinan kaitan testnya.

Meski begitu, diyakini Bima Arya, peningkatan kasus jumlah terpapar Covid-19 di Kota Bogor yang terjadi sudah diprediksi pihaknya. Bahkan, ia sudah mengingatkan jajarannya sejak satu pekan terakhir.

Sehingga, saat ini yang akan dilakukan jajarannya adalah bersiaga menghadapi situasi lonjakan yang lebih tinggi dari varian Delta di Kota Bogor.

Berdasarkan laporan, Sabtu (22/1/2022), jumlah terpapar Covid-19 di Kota Bogor tembus mencapai 36 kasus baru. Menurut  Bima, jumlah itu naik signifikan dibanding pekan sebelumnya dengan rata-rata 5 kasus baru.

“Kita sudah lakukan semuanya antisipatif. Tempat tidur di Rumah Sakit sudah siap dikonversi, pusat isolasi sudah siap diaktivasi, Rumah Sakit perluasan sudah siap, ketersediaan oksigen juga dari jalur distribusinya kita pastikan siap,” imbuhnya.

“Proses vaksinasi kita dorong terutama booster dan difokuskan juga vaksinasi bagi lansia dan anak-anak,” lanjut Bima Arya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di rumah sakit, pihaknya akan menyiapkan tempat isolasi mandiri di rumah-rumah warga.

“Tinggal pemantauan kondisi medis dari pasien isolasi mandiri ini yang harus kita siapkan sistemnya, seperti telemedicine kemudian koordinasi Puskesmas dengan rumah-rumah ini yang sangat penting,” tukasnya.

Diketahui, dalam tiga hari belakangan ini jumlah kasus terpapar Covid-19 di Kota Bogor mengalami peningkatan. Mulai dari Kamis (20/1/2022) ada penambahan 10 kasus baru.

Kemudian, Jumat (21/1/2022) ada penambahan 16 kasus baru. Serta, Sabtu (22/1/2022) ada penambahan 36 kasus baru dan satu pasien meninggal dunia.

Adapun, total keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Bogor hingga Sabtu (22/1/2022) berjumlah 37.779 kasus. Dengan rincian, masih sakit sebanyak 82 kasus, meninggal dunia sebanyak 53 kasus dan pasien sembuh sebanyak 37.167 kasus.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN