Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Senin sore (6/4/2020).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Senin sore (6/4/2020).

Kasus Korona di Indonesia: 2.491 Terinfeksi, 209 Meninggal, 192 Sembuh

Gora Kunjana, Senin, 6 April 2020 | 15:44 WIB

JAKARTA, investor.id – Perkembangan kasus korona di Indonesia hasil pencatatan per Senin  (6/4/2020) siang pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 1.491 orang positif terinfeksi korona, 209 pasien meninggal, dan 192 lainnya sembuh.

“Berdasarkan rekap hari ini masih ada penambahan kasus untuk konfirmasi positif dengan metode PCR sebanyak 218 sehingga total menjadi 2.491 kasus konfirmasi positif,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Senin sore (6/4/2020).

Kemudian, sembuh 28 orang sehingga total menjadi 192 orang. Kemudian masih ada 11 orang yang meninggal sehingga jumlahnya menjadi 209 orang.

Achmad Yurianto mengatakan, masih adanya penambahan kasus-kasus tersebut masih menunjukkan penularan di luar, masih ada kasus positif tanpa gejala yang berada di tengah-tengah masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Senin sore (6/4/2020).
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Korona Achmad Yurianto dalam jumpa pers di BNPB, Jakarta, Senin sore (6/4/2020).

“Masih ada di tengah-tengah masyarakat rentan tertular karena tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan. Mari kita patuhi, disiplin mencuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, patuhi dan disiplin memakai masker, patuhi dan disiplin menjaga jarak, patuhi dan disiplin untuk tetap tinggal di rumah, patuhi dan disiplin untuk tidak bepergian termasuk pulang kampung,” katanya.

Ia menandaskan, apabila itu semua dilakukan bersama-sama dengan disiplin dengan saling mengingatkan maka penularan ini bisa dihentikan.

“Kita sadar bahwa kita semua bisa melalui masa sulit ini karena kita bersedia dengan tulus dan ikhlas melindungi diri sendiri, melindungi keluarga sebagai basis, Melindungi orang di sekitar kita, orang-orang tua kita yang rentan terhadap penyakit ini, dan melindungi sanak saudara kita, lindungi kampung kita, lindungi bangsa kita. Dengan cara ini ;ah kita bisa menghadapi dengan penuh keyakinan. Indonesia pasti bisa,” ucapnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN