Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas kesehatan menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid -19 di salah satu ruangan di kompleks Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Petugas kesehatan menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid -19 di salah satu ruangan di kompleks Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020). Foto: SP/Joanito De Saojoao

Kasus Covid-19 Capai 2.079, Kemenkes: Masih Terkendali 

Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:56 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis kasus konfirmasi harian Covid-19 mencapai 2.069 kasus per 24 Juni 2022. Meski penambahan kasus itu tergolong tinggi namun positivity rate masih rendah di bawah angka 5%. 

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, mengatakan, meski Covid- 19 masih berstatus pandemi, tetapi masih terkendali. Hal tersebut dinilai dari angka positivity rate yang masih rendah, yakni 3,93%. 

Advertisement

Dari 2.079  kasus harian itu ada 143 kasus sub varian BA.4 dan BA.5. Sebaran kasus terbanyak ada di DKI Jakarta 98 kasus, diikuti Jawa Barat 29 kasus, Banten 13 kasus, dan Bali 3 kasus. 

Pasien yang bergejala ada 38 orang dengan gejala ringan, 9 orang tidak bergejala, dan sisanya 96 orang belum ada data. 

"Dari pasien yang bergejala ringan hanya ada 1 pasien di DKI Jakarta yang dikategorikan bergejala sedang karena ada sesak napas. Namun saat ini pasien sudah selesai dirawat dan sembuh," kata Syahril pada konferensi pers secara virtual, Jumat (24/6/2022). 

Ia menjelaskan tren kasus harian dan positivity rate nasional dari tanggal 1-23 Juni 2022 mengalami fluktuasi. 

"Kita masih masa pandemi, maka fluktuasi angka-angka kasus atau indikator-indikator kasus bisa naik dan turun dan  menjadi perhatian serta evaluasi kita untuk kewaspadaan," ucap Syahril. 

Syahril juga menegaskan khusus untuk Covid-19, Indonesia masih dalam status pandemi walaupun terkendali dan saat ini. Adanya  kenaikan kasus walaupun positivity rate masih di bawah 5%, kemudian angka kematiannya di bawah 3%. 

Oleh karena itu, ia meng imbau semua pihak untuk tetap harus waspada dan melakukan pengetatan, disiplin protokol kesehatan,  perilaku hidup bersih (PHBS) dan juga vaksinasi. 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN