Menu
Sign in
@ Contact
Search
Salah satu armada ojek dari Go-Jek di sebuah pangkalan di Jl Gatot Subroto, Jakarta. Foto: Portal ID/gora kunjana

Salah satu armada ojek dari Go-Jek di sebuah pangkalan di Jl Gatot Subroto, Jakarta. Foto: Portal ID/gora kunjana

Kemenhub Pastikan Kenaikan Tarif Ojol Mulai Berlaku 11 September Pukul 00.00 WIB

Jumat, 9 September 2022 | 14:14 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Penyesuaian tarif ojek online (ojol) menyusul ditetapkannya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 3 September 2022 lalu akan segera diberlakukan. Ketentuan ini tercantum dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi yang ditandatangani pada 7 September 2022.

"Tarif ojol berlaku tanggal 11 September jam 00.00 Wib," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Kenaikan Tarif Ojol Harus Perhatikan Aspek Konsumen

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno di kesempatan sebelumnya menjabarkan penyesuaian tarif tersebut. Dikatakan biaya jasa ojek online 2022 diputuskan adanya kenaikan yaitu untuk zona I dari batas bawah Rp 1.850 naik ke Rp 2.000 atau kenaikan 8%. Untuk batas atas dari Rp 2.300 naik menjadi Rp 2.500 atau naik 8,7%. Untuk biaya jasa minimal menjadi Rp 8.000-Rp 10.000.

Sementara zona II terjadi kenaikan biaya batas bawah sebesar 13,33% dan batas atas sebesar 6%. 

“Untuk zona II yaitu batas bawah dari Rp 2.250 naik menjadi Rp 2.550. Untuk batas atas dari Rp 2.650 naik menjadi Rp 2.800. Jadi ada kenaikan batas bawah 13%, batas atas 6%. Biaya jasa minimal Rp 10.200-Rp 11.200,” papar Dirjen Hendro.

Adapun di zona III batas bawah dari Rp 2.100 naik menjadi Rp 2.300 (naik 9,5%), batas atas dari Rp 2.600 menjadi Rp 2.750 (naik 5,7%), dan biaya jasa minimal Rp 9.200 - Rp 11.000.

Pembagian zonasi ini masih sama seperti sebelumnya yaitu zona I meliputi: Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali. Zona II meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Zona III meliputi: Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, dan Papua.

“Untuk biaya jasa minimal disesuaikan berdasarkan jarak 4 kilometer pertama. Untuk besaran biaya tidak langsung berupa biaya sewa penggunaan aplikasi ditetapkan paling tinggi 15%. Jadi ada penurunan kemarin 20% kita turunkan menjadi 15%,” jelas Dirjen Hendro.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com