Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr. Siti Nadia Tarmizi

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr. Siti Nadia Tarmizi

Kemkes: Vaksin Covid-19 Non-Prioritas Didistribusikan Mulai Juli

Kamis, 6 Mei 2021 | 15:40 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  - Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyatakan pendaftaran sekaligus pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum non-prioritas akan dimulai pada Juli 2021. Pemerintah saat ini masih menyelesaikan target vaksinasi untuk kelompok prioritas yaitu tenaga kesehatan, warga lanjut usia (lansia), dan pelayan publik.

“Vaksin non-prioritas (mulai) Juli awal,” kata Juru Bicara Vaksinasi Kemkes, dr Siti Nadia Tarmizi, saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (6/5/2021).

Nadia mengatakan stok vaksin jadi saat ini sebanyak 8 juta terdiri dari vaksin AstraZeneca sebanyak 5.020.000 dan vaksin Sinovac produksi Bio Farma sebanyak 3 juta.

“Vaksin Sinovac sebanyak 3 juta itu sudah jadi. Kalau total bahan baku ada 26 juta dosis,” ujar Nadia.

Nadia menambahkan laju vaksinasi Covid-19 saat ini sekitar 200.000-300.000 per hari. Artinya jika dihitung minimal 200.000 per hari, stok vaksin Covid-19 bisa bertahan sampai 8 minggu (tidak terhitung hari Sabtu dan Minggu).

Pemerintah telah memetakan lima kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19. Pertama, garda terdepan penanganan Covid-19, seperti tenaga medis, paramedis contact tracing, dan pelayan publik yang mencakup TNI, Polri, dan aparat hukum lainnya.

Kedua, tokoh masyarakat, termasuk tokoh agama dan perangkat daerah (kecamatan, desa, RT/RW), serta sebagian pelaku ekonomi. Ketiga, guru dan tenaga pendidik, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/sederajat, hingga perguruan tinggi. Keempat, aparatur pemerintah (pusat, daerah, dan legislatif). Kelima, penerima BPJS bantuan iuran.

Kemkes per kemarin, Rabu (5/5/2021), jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 12,8 juta lebih, atau tepatnya 12.832.886. Ini berarti bertambah 160.022 dari hari sebelumnya. Jumlah 12.832.886 ini berarti 31,80% dari target 40.349.049.

Sementara jumlah warga yang sudah mendapat suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19 sebanyak 8.151.942 orang atau bertambah 170.887 orang dari hari sebelumnya. Jumlah ini 20,20% dari target.
 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN