Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan program kepada Universitas Hasanuddin (Unhas) berupa alat mesin dan sarana pertanian dengan total nilai sebesar Rp10,1 miliar di Unhas, Makassar, Senin 5 Juli 2021. (Foto: Dok. Kemtan)

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan program kepada Universitas Hasanuddin (Unhas) berupa alat mesin dan sarana pertanian dengan total nilai sebesar Rp10,1 miliar di Unhas, Makassar, Senin 5 Juli 2021. (Foto: Dok. Kemtan)

Kemtan Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian ke Unhas

Senin, 5 Juli 2021 | 17:06 WIB

Makassar, INVESTOR.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan kepada Universitas Hasanuddin (Unhas) berupa alat mesin dan sarana pertanian dengan total nilai sebesar Rp10,1 miliar di Unhas, Makassar, Senin (5/7).

Bantuan ini dalam rangka akselerasi mahasiswa untuk praktik lapangan dan menjadi milenial pertanian setelah lulus nanti.

"Ini sekaligus bermanfaat mendukung program Kampus Merdeka Belajar. Terimalah apa adanya bu rektor, tidak ada timbal balik dari ini semua, murni bantuan dari negara," ungkap Mentan di Makassar.

Adapun bantuan yang diberikan berupa dua unit power thresher multiguna, 2 unit corn sheller mobile, satu paket implementasi dan pendampingan teknologi produksi kedelai di Indonesia Timur, satu paket integrated farming menuju zero waste, pembangunan nursery kopi 1 ha, 1 unit pengolahan processing daging, sapi perah dan kambing saanen sebanyak 20 ekor.

Kemudian juga berupa bantuan kambing saanen sebanyak 20 ekor, kambing PE 5 ekor, traktor roda 4 sebanyak 1 unit, dua unit traktor roda dua, dua unit transplenter, satu unit screenhouse, satu unit screen house hidroponik, dan satu paket kerja sama kemitraan riset pertanian.

Mentan berharap agar Unhas menggunakan bantuan ini sebaik-baiknya, sehingga kerja sama Kemtan dengan perguruan tinggi benar-benar memberikan manfaat menjadikan pertanian kedepan semakin maju. Apalagi di era pandemi Covid-19, lanjutnya, hanya sektor pertanian yang bisa berakselerasi untuk menjamin makan penduduk Indonesia 273 juta jiwa.

"Oleh karena itu, bertani itu bukan hanya untuk orang yang belajar di pertanian, peternakan dan perkebunan, tapi sekarang semua orang bisa bertani. Karena itu, tindak lanjut dari penyerahan bantuan ini adalah MoU untuk menyiapkan regenerasi petani melalui petani milenial bagi mahasiwanya yang berakhir masa studinya. Kita jadikan semuanya petani milenial," terangnya.

"Bu Rektor, ini adalah program besar. Seluruh perguruan tinggi di akhir periode yang mendaftar sebanyak 270, setelah itu segera dilatih dan diberikan sertifikat dari perguruan tinggi dan Kemtan. Sesudah itu, diarahkan untuk melakukan aktivitas pertanian yang sama-sama dijamin antara Kemtan dengan perguruan tinggi," sambung Mentan.

Ia menjelaskan, konsep mencetak petani milenial ini sama dengan konsep merdeka belajar. Sebab mahasiswa yang dilatih langsung praktik.

"Untuk membantu ini, sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi kami telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 70 triliun yang dapat diakses melalui KUR, kerja sama dengan perbankan," bebernya.

Sementara itu, Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu menyatakan kesiapannya untuk memfungsikan bantuan yang diberikan.

"Kami siap memfungsikan bantuan ini, dan untuk program aklerasi kami tentunya siap melaksanakan, dan kami juga turut bangga karena kementerian pertanian dipimpin oleh alumni terbaik kami," pungkasnya.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN