Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation
Day, Kamis (17/12).

Virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation Day, Kamis (17/12).

Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah Rendah

Kamis, 17 Desember 2020 | 23:17 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Data Survei Kesadaran Manajemen Sampah Waste4Change 2019 yang melibatkan 429 responden di DKI Jakarta dan sekitarnya
mengungkapkan saat ini baru 49,2% rumah tangga yang memilah sampah,sementara 50,8% rumah tangga yang tidak memilah sampah. Angka ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk kelola sampah masih rendah. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak baik konsumen, masyarakat, pemerintah dan industri.

Direktur Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Novrizal Tahar, mengungkapkan permasalahan sampah membutuhkan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak baik konsumen, masyarakat, pemerintah dan industri. Terlebih, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Februari 2019 menunjukan saat ini Indonesia menghasilkan 64 juta ton timbunan sampah setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 60% diangkut dan ditimbun ke tempat
pembuangan akhir (TPA), 10% didaur ulang, sedangkan 30% sisanya tidak
terkelola dan mencemari lingkungan.

Virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation
Day, Kamis (17/12).
Virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation Day, Kamis (17/12).

“Pemerintah mendorong upaya edukasi serta sosialisasi terhadap kelestarian lingkungan kepada berbagai pihak agar dapat terwujud pengelolaan sampah yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.,” ungkapnya di sela virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation Day, Kamis (17/12).

Sementara itu Jurnalis Indonesia Andini Effendi menambahkan kesadaran
masyarakat dalam mengelola sampah masih rendah sehingga harus didorong
melalui edukasi. Media sebagai sarana penyampaian informasi sekaligus edukasi berperan penting dalam menyampaikan ajakan dalam mendukung gaya hidup minim sampah untuk gerakan perubahan di tengah-tengah masyarakat.

“Semakin banyak isu persampahan disampaikan oleh media, harapannya semakin besar juga kesadaran masyarakat yang terbangun,” paparnya.

Managing Director Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan sejak didirikan pada 2014, pihaknya terus menawarkan berbagai solusi baru untuk mengatasi masalah persampahan di Indonesia.

Saat ini, Waste4Change telah melayani 48 area komersial dan 2 perumahan dengan lebih dari 2.060 pelanggan dan telah berhasil mengelola lebih dari 5.405 ton sampah di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Pencapaian ini diharapkan dapat membantu Indonesia dalam mendorong terciptanya sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien sehingga mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA dan lingkungan.

“Kami percaya dukungan kolaborasi dari swasta,  pemerintah dan
masyarakat sebagai kunci utama dalam mewujudkan ekonomi sirkuler dan
zero-waste di Indonesia,” paparnya.

Virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation Day, Kamis (17/12).
Virtual konferensi pers Waste4Change Appreciation Day, Kamis (17/12).

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menggelar Waste4Change Appreciation Day dalam rangka mengapresiasi atas kolaborasi dari para pelanggan dan mitra sehingga diharapkan dapat memberikan dampak luas pada peningkatan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Indonesia. Dalam acara ini, Waste4Change memberikan apresiasi bagi 48 institusi yang berasal dari sektor swasta maupun pemerintahan, dan 10 media, yang selama ini sudah mendukung
pengelolaan sampah bertanggung jawab di Indonesia.

“Melalui acara ini, kami berharap sinergi dan peran dari seluruh stakeholder, baik pemerintah, swasta, masyarakat, dan media, dapat mendukung dan meningkatkan upaya penyelesaian pengelolaan sampah secara bertanggung jawab bersama-sama,” tutupnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN