Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Khofifah: Kontrol Sosial Efektif Cegah Prostitusi

Jumat, 24 April 2015 | 23:30 WIB
ah

JAKARTA- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai, kontrol sosial di lini paling bawah seperti rukun tetangga (RT) efektif untuk mencegah prostitusi.

"Kalau saya sebetulnya berharap lini paling bawah itu RT, yang bisa makin sering interaksi maka makin rekat dalam melakukan kontrol sosial dan bisa berjalan baik itu akan ada sanksi sosial akan mengerem mereka. Kalau ada sanksi sosial di lini bawah akan efektif," kata Mensos di Jakarta, Jumat.

Hal itu disampaikan Mensos terkait dengan semakin maraknya prostitusi secara daring (dalam jaringan) atau online melalui sosial media yang memanfaatkan rumah kos-kosan.

Namun menurut Mensos, meski prostitusi daring marak, tidak mematikan prostitusi di lokalisasi.

Khofifah mengatakan, prostitusi daring bukan sesuatu yang bisa dipersandingkan dengan lokalisasi. "Tidak ada korelasinya, daring tetap bisa jalan meski lokalisasi dibuka. Sekarang ini lokalisasi juga banyak kok," tambah dia.

Mensos mengatakan, prostitusi saat ini tidak semata-mata karena kebutuhan ekonomi, karena banyak di antara mereka masuk ke dunia prostitusi ternyata karena gaya hidup.

"Kalau karena gaya hidup itu maka upaya kita untuk lebih membumikan nawacita terkait dengan reformasi karakter dan restorasi sosial lebih urgen.Jadi hal yang terkait dengan bagaimana membangun karakter," katanya.

Mengawinkan butir delapan dan sembilan nawacita menurut Mensos penting, pertama terkait karakternya dan kedua restorasinya.

"Sehingga mereka tidak akan melakukan sesuatu yang sering kali untuk memenuhi kebutuhannya artinya ada persoalan gaya hidup saya kira kita harus kembali ke gaya hidup yang sesuai kebutuhan bukan keinginan," jelas Mensos. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN