Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kibif dan Pollux Siap Genjot Kinerja

Oleh Devie Kania dan Novy Lumanauw, Jumat, 11 Januari 2019 | 16:12 WIB

JAKARTA -- PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) atau Kibif dan PT Pollux Investasi Internasional Tbk (POLI) menyatakan akan menggenjot kinerja perusahaan pada 2019 setelah kedua emiten baru ini mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/1).

Kibif membidik kenaikan total pendapatan 55,55% menjadi Rp 1,4 triliun, sementara Pollux mengincar kenaikan total pendapatan 26,52% menjadi Rp 520 miliar.

Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, pihaknya optimistis dengan prospek kenaikan konsumsi masyarakat yang secara langsung mendukung peningkatan penjualan tahun 2019 sehingga membuat perseroan meraih kenaikan kinerja yang signifikan.

Mengenai pendapatan, dia mengakui, perseroan menyasar kenaikan total pendapatan dari Rp 900 miliar menjadi Rp 1,4 triliun pada 2019. “Dengan asumsi kami meraih total pendapatan Rp 1,4 triliun, dari segi laba bersih Kibif berpeluang mencapai Rp 40 miliar,” ujar Yustinus usai pencatatan perdana saham Kibif di BEI, kemarin.

Dia menuturkan, momen pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) pada April 2019 dan akan dilanjut dengan periode bulan puasa Ramadan serta Lebaran akan menjamin kenaikan konsumsi dan penjualan.

Di samping itu, perseroan sejak tahun lalu meningkatkan kapasitas dan hal yang sama masih terjadi pada 2019. Pasalnya, Kibif berniat mendorong kenaikan kapasitas produksi, yang saat ini mencapai 1.500 ton per bulan. Perseroan memiliki tiga pabrik, yakni di Subang, Cikarang, dan Salatiga.

Khusus pabrik di Cikarang, Yustinus menyampaikan, pihaknya hanya melalukan modernisasi mesin. Sedangkan perseroan justru berniat menambah kapasitas ruang produksi dan meningkatkan kapasitas mesin di pabrik yang berlokasi di Subang dan Salatiga.

“Sejauh ini total utilitas pabrik mencapai 500 ton per bulan. Adapun untuk sebagian produk ada yang hampir penuh, tapi sebagian lainnya masih memadai,” ujar dia. (jn)

Baca selanjutnya di https://id.beritasatu.com/home/kibif-fokus-garap-pasar-dalam-negeri/184381

BAGIKAN