Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kominfo Pertajam Narasi Komunikasi Publik Daerah

Kominfo Pertajam Narasi Komunikasi Publik Daerah

Kominfo Pertajam Narasi Komunikasi Publik Daerah

Kamis, 9 Juni 2022 | 09:12 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

BADUNG, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak bisa berjalan sendiri untuk melakukan komunikasi publik kebijakan pemerintah, oleh karena itu Kominfo bersinergi dengan kementerian/lembaga/daerah.

“Ada sebanyak 728 kanal komunikasi publik milik instansi pemerintah pusat dan daerah yang bisa mengusung narasi yang sama,” ujar Direktur Pengelolaan Media, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Nursodik Gunarjo saat membuka bimbingan teknis jurnalistik bertajuk “Jadi Pintar Bareng Kominfo Newsroom (Jarkom): Edisi Media Center Daerah, Teknik Menulis Berita Online Efektif”, di Bali, pada Rabu (8/6).

Advertisement

Harapannya adalah bagaimana jaringan-jaringan yang dibentuk antara pusat dan daerah bisa mempercepat komunikasi publik sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik.

Baca juga Terapkan Standar Layanan Publik, Kemenkominfo Raih Predikat Kepatuhan Tinggi 

Dikatakan Nursodik, untuk itu pentingnya narasi tunggal, agar pemerintah pusat dan daerah mengusung narasi yang sama.

“Bagaimana kawan-kawan di pusat dan daerah bersama-sama mengusung satu narasi tentang satu tema dengan cara dan hasil yang sama,” kata Nursodik yang merupakan Doktor Bidang Komunikasi itu.

Salah satu bentuk narasi adalah konten berita teks. Kanal komunikasi publik pemerintah perlu pemahaman yang sama untuk membuat konten berita teks yang sesuai standar jurnalistik.

“Yang pertama tentu saja tentang substansi bagaimana format menulis berita yang baik. Yang kedua bagaimana kita membutuhkan substansi, dalam arti bagaimana kita menuangkan ini dalam bentuk format jurnalistik yang baik, tidak hanya sekedar membuat tetapi tajam,” jelasnya.

Dikatakan Nursodik, berita online lebih sekilas atau singkat, tetapi tidak mengurangi arti atau makna dari apa yang ditulis, dan tidak mengurangi mutu dari sisi kualitasnya.

Baca juga Kemenkominfo dan KPK Kerja Sama Aduan Tipikor

Nursodik berharap dengan pembekalan ini dapat menghasilkan tulisan yang tidak hanya memenuhi kaidah kuantitas tetapi juga memenuhi kualitas penulisan jurnalistik.

“Para peserta yang ada di media center dinas kominfo daerah memiliki akses langsung kepada para pimpinan. Karenanya, kedekatan ini bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan quotes-quotes yang menarik dan kuat sehingga dapat diwujudkan dalam bentuk tulisan dan berita yang dihasilkan, khususnya berita online,” tambahnya.

Bimtek Jarkom Edisi Media Center Daerah diselenggarakan secara hybrid di kanal YouTube Ditjen IKP Kominfo dan Zoom Meeting. Sekitar 300 peserta dari Dinas Kominfo daerah mengikuti bimtek yang menghadirkan narasumber Redaktur Portal InfoPublik Eka Yonavilbia dan Konsultan Konten Fransisca Ria Susanti.

Selain diberi materi tentang teknik penulisan berita, peserta juga diminta untuk praktik penulisan berita dari isu yang ditentukan. Hasil praktik kemudian di-review oleh narasumber.

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN