Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Polhukam Wiranto dirawat sesaat setelah penyerangan. Foto: istimewa

Menko Polhukam Wiranto dirawat sesaat setelah penyerangan. Foto: istimewa

Kondisi Menko Polhukam Wiranto Masih Lemas

Erwin C Sihombing/Primus Dorimulu, Jumat, 11 Oktober 2019 | 12:18 WIB

JAKARTA, investor.id – Kondisi Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto masih lemas. Ia bisa berbicara dengan tamu yang menengoknya, tetapi suaranya sangat lemah. Dua luka di perut cukup dalam dan mencederai usus.

“Pak Wiranto berbaring lemas dan menjawab pertanyaan kami dengan suara yang lemah,” ungkap mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin kepada Beritasatu.com, Jumat (11/10/2019). Ia mengunjungi Wiranto di RSPAD Gatot Subroto pagi ini, pukul 09.30-10.30 WIB.

“Dokter jaga mengatakan, dua luka yang mengenai perut Wiranto sampai ke usus,” ujar Saleh.

Menurut Tim dokter mereka telah melakukan operasi kemarin malam dengan memotong sedikit usus nya yang terkena tersebut.. Tim dokter RSPAD, demikian Saleh, harus ekstra hati-hati menangani Wiranto, karena usianya yang sudah 72 tahun dan di jantungnya terpasang ring. “Kita berdoa untuk kesembuhan Pak Wiranto,” ungkap Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia ini.

Selain, Saleh Husin, juga terlihat antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar yang menjenguk pada Jumat pagi.

Menko Polhukam Wiranto diserang dengan gunting. Foto: istimewa
Menko Polhukam Wiranto diserang dengan gunting. Foto: istimewa

Pada Kamis (10/10/2019), Wiranto diserang dua orang, pria-wanita tak dikenal di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, sesaat hendak naik helikopter untuk kembali ke Jakarta. Menko Polhukam baru saja meresmikan Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten.

Wiranto dikabarkan terkena dua tusukan benda tajam di perut akibat penyerangan tersebut, ia awalnya mendapatkan perawatan di RSUD Berkah, Pandeglang, kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Pelaku diketahui bernama Abu Rara dan istrinya, Fitria.

Selain Wiranto, tiga orang lainnya juga terkena tusukan pelaku, yaitu ajudan Wiranto, Kapolsek Menes Pandeglang Kompol Daryanto, dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar. Kapolsek Menes Kompol Daryanto ikut terluka.

Sumber : Suara Pembaruan

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA