Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: IST

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: IST

KPCPEN Prediksi Kepulangan PMI ke Hampir 50 Ribu Orang

Senin, 10 Mei 2021 | 18:21 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  – Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sekaligus Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi hingga Mei 2021, kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Tanah Air akan mencapai hampir 50 ribu orang.

“Terkait dengan pekerja migran, dapat disampaikan bahwa periode April-Mei itu diprediksi mencapai 49.682 orang. Dimana bulan April kemarin 24.215 pekerja migran, dan di bulan Mei adalah 25.467 orang,” kata Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/5/2021).

Melihat kondisi kepulangan PMI dalam jumlah yang cukup banyak, menurut Airlangga diperlukan penanganan secara khusus. Sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), koordinasi penanganan kepulangan PMI agar tidak membawa virus varian baru dari luar negeri akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, Satgas Covid-19 dan Pangdam Jaya.

Terutama di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepulauan Riau (Kepri), Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.

“Untuk para pekerja PMI dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Baik itu melalui dengan pengetesan PCR test dan karantina dan hasil positif yang cukup tinggi ini diantisipasi di daerah yang memang masuk untuk PMI,” terang Airlangga Hartarto.

Masalah kepulangan PMI telah dibahas para gubernur di provinsi yang ada di Pulau Sumatera, termasuk Riau, Kepri, Kalimantan Tenggara dan Kalimantan Barat.  

“Para Gubernur membahas kesiapan yang berkaitan dengan kebutuhan tempat karantina bagi PMI. Termasuk antisipasi penambahan kapasitas di daerah Dumai, misalnya dimana RS Pertamina akan membantu untuk mengisi kesiapan tersebut,” jelas Airlangga Hartarto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN