Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua KPK H Firli Bahuri dalam Peringatan Hari Antikorupsi Dunia 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021). Sumber: BSTV

Ketua KPK H Firli Bahuri dalam Peringatan Hari Antikorupsi Dunia 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021). Sumber: BSTV

KPK Ajak Anak Bangsa Ambil Peran Berantas Korupsi

Kamis, 9 Desember 2021 | 14:18 WIB
Fana Suparman

JAKARTA, investor.id   - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh anak bangsa mengambil peran dalam upaya pemberantasan korupsi.

Ajakan ini disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri saat peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Hakordia tahun ini mengusung tema, “Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi”.

"Tema ini sengaja kami ambil dalam rangka memberikan kesempatan dan mengajak segenap anak bangsa untuk mengambil peran memberantas dan melakukan aksi-aksi terkait dengan pemberantasan korupsi dan tentu juga kita berharap semua anak bangsa memiliki semangat komitmen yang sama untuk meningkatkan membangun budaya anti korupsi," kata Firli.

Peringatan Hari Antikorupsi Dunia 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021). Sumber: BSTV
Peringatan Hari Antikorupsi Dunia 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021). Sumber: BSTV

Firli mengatakan, Indonesia memiliki modal yang besar dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Dari sisi geografis, Indonesia terletak di dua benua dan dua samudra terpanjang di seluruh dunia. Indonesia juga memiliki 17.504 pulau, 1331 suku bangsa, dan 650 bahasa. Namun, dengan modal itu, tujuan berbangsa sulit terwujud jika korupsi masih merajalela.

Untuk itu, seluruh elemen bangsa, sudah sepatutnya memiliki semangat yang sama untuk meninggalkan budaya korupsi dan menjauhi perilaku-perilaku kolektif serta membangun budaya antikorupsi.

"Peperangan ini tentu tidak berakhir sampai hari ini saja tetapi kita sepakat untuk terus mewujudkan tujuan negara, melindungi segenap bangsa Indonesia, seluruh tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi tentu kita sama-sama harus sepakat korupsi harus tiada karena itulah yang akan membuat gagalnya tujuan negara," kata Firli. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN