Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Non Fungible Token (NFT). Foto: Pixabay

Ilustrasi Non Fungible Token (NFT). Foto: Pixabay

KPK: NFT Berpotensi Jadi Tempat Pencucian Uang

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:55 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan non-fungible token (NFT) berpotensi menjadi tempat pencucian uang hasil tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya. KPK akan mengawasi NFT untuk memastikan tidak dijadikan tempat tindak pidana pencucian uang.

“Ini tentu saja sangat berpotensi untuk digunakan dalam pencucian uang,” ujar Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR dalam rapat kerja dengan DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Sumber: BSTV
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Sumber: BSTV

Lili mengatakan NFT merupakan berkas digital yang identitas dan kepemilikannya unik karena diverifikasi pada blockchain atau buku besar digital. Menurut Lili, modus cuci uangnya dengan cara membeli NFT dari seseorang bisa dengan uang hasil tindak pidana.

“Seseorang juga bisa membuat NFT ini dan membelinya dengan uang haram,” tandas Lili.

Lebih lanjut, Lili mengatakan KPK bisa melakukan penelusuran NFT ini dengan menggunakan teknologi blockchain untuk mengusut dugaan tindak pidana pencucian uang. Menurut dia, KPK akan terus mengawasi semua aktivitas yang berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi. 

"Tentunya KPK bisa menelusurinya ke depan dengan menggunakan teknologi blockchain juga," pungkas Lili. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN