Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Jubir Penanganan Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Sumber: BSTV

Jubir Penanganan Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Sumber: BSTV

Kriteria Antigen Boleh untuk Konfirmasi Kasus Positif Covid-19

Rabu, 10 Februari 2021 | 22:50 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, pemerintah telah memutuskan tes antigen sebagai alat untuk  tracing atau pelacakan kasus positif Covid-19.

Kendati demikian, tidak semua alat tes antigen dapat digunakan untuk mengkonfirmasi kasus positif Covid-19, tetapi hanya yang memenuhi kriteria. “Penetapan kriteria ini untuk menjaga kualitas alat tes antigen,”kata Siti dalam konferensi Pers virtual  terkait penggunaan Tes Antigen, Rabu (10/2/2021).

Dalam hal ini, ada empat kriteria. Pertama, sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan yang terdaftar dalam laman resmi infoalkes.kemkes.go.id. Kedua, setidaknya sudah memenuhi salah satu emergency use listing (EUL) dari Organisasi Kesehatan Dunia/ WHO. Ketika, sudah mendapatkan persetujuan dari Badan  Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat(FDA), dan keempat sudah mendapatkan izin dari FDA Eropa

Sementara untuk alat antigen  tidak memenuhi kriteria tersebut, menurut Nadia, masih bisa digunakan dengan syarat memiliki sensitivitas lebih dari 80 persen atau spesifisitas lebih dari 97 persen, atau lembaga independen lainnya yang ditetapkan oleh Kemkes.

Nadia mengatakan, pemeriksaan dilakukan di tempat pelayanan kesehatan ataupun di tempat- tempat terbuka, misalnya di bandara, stasiun, dan terminal tetapi dengan melakukan penilaian risiko. Khusus untuk  tes antigen untuk pelacakan gratis tanpa biaya. Masyarakat yang ingin melakukan tes antigen dapat mengunjungi layanan kesehatan terdekat.

Nadia menuturkan, dengan penggunaan tes antigen, akan mempercepat tracing. Pasalnya, dengan tracing yang dilakukan secara optimal bisa memutuskan rantai penularan melalui isolasi atau karantina dengan memisahkan kasus positif Covid-19 dari populasi yang sehat.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN