Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Lampung Selatan Rintis Jadi Daerah Tujuan Wisata

Kamis, 11 Agustus 2011 | 09:37 WIB
Antara

KALIANDA- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, tengah merintis daerah tersebut sabagai daerah tujuan wisata karena sektor itu sangat potensial dikembangkan manjadi tumpuan pendapatan daerah.

Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Sutono, mengatakan, di Kalianda, Kamis (11/8), kabupaten tersebut memiliki berbagai lokasi wisata pantai, air terjun, pemandian air panas dan Gunung Anak Krakatau yang memiliki daya tawar di mancanegara.

Selain itu, lokasi kabupaten itu, berada sangat strategis di pintu gerbang yang menjadi perlintasan utama seluruh penduduk yang ada di Jawa dan Sumatera.

"Jika potensi wisata tersebut dikembangkan dengan baik maka akan dapat menjaring wisatawan dalam dan luar negeri," terangnya.

Untuk merintis menjadi daerah tujuan wisata ini, katanya, pihak pemkab berupaya mengembangkan objek wisata di daerah tersebut secara bertahap baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang.

Sutono, menyebutkan pengembangan daerah wisata yang menjadi prioritas utama pemerintah adalah pengembangan jalur wisata di sepanjang pesisir Kecamatan Rajabasa, Kalianda dan Penengahan karena puluhan objek wisata berada di daerah tersebut.

Jalur wisata itu, kata dia, menghubungkan antarpantai, pemandian air panas dan akas utama menuju Gunung Anak Krakatau melalui Dermaga Desa Canti Rajabasa yang sudah terkenal di dunia.

Selain itu, Kabupaten Lampung Selatan akan didukung dengan berbagai pembangunan infrastruktur, jalan tol dari Pelabuhan Bakauheni-Desa Babatan Kecamatan Katibung sepanjang 59 kilometer, terminal penumpang, terminal agribisnis dan Jembatan Selat Sunda.

Namun, katanya, pembangunan untuk menjadi daerah tempat tujuan wisata ini harus dilakukan secara bertahap dan dengan campur tangan para investor.

"Tanpa adanya investor maka pengembangan tempat wisata tersebut akan sulit dilakukan jika hanya mengandalkan dari pendapatan daerah," imbuhnya.

Ia membahkan, dengan pembangunan ini dapat menjadikan Lampung Selatan sebagai daerah tempat tujuan wisata serta mampu menjadikan sektor tersebut sebagai andalan pendapatan daerah yang akan berdampak pada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN