Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dewan Pembina  Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Lis Yusgiantoro

Dewan Pembina Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Lis Yusgiantoro

Lis Yusgiantoro: Kartini Modern Harus Cerdas Merawat Rumah Tangga

Sabtu, 24 April 2021 | 10:44 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dewan Pembina  Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Lis Yusgiantoro mengatakan, pada  era modern saat ini semakin banyak perempuan  dari berbagai kalangan yang berjiwa sosial, mandiri, hebat,  memiliki karier gemilang, dan menginspirasi seperti Raden Ajeng (RA) Kartini.

Kartini pada era modern harus cerdas, berpendidikan, terampil mengurus rumah tangga, dan gigih memerangi kemiskinan.

“Saya bangga, saat ini semakin banyak perempuan Indonesia yang menempati posisi penting di pemerintahan. Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani dan Menteri Sosial Ibu Tri Rismaharini, mereka adalah perempuan-perempuan hebat,” kata Lis pada Webinar Hari Kartini bertema “Cantik, Bugar, dan Sehat di Era New Normal Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan Purnomo Yusgiantoro Center di Jakarta, pada Sabtu (24/4/2021).

Dewan Pembina  Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Lis Yusgiantoro
Dewan Pembina Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Lis Yusgiantoro

Webinar yang dibuka Ketua PYC, Filda Yusgiantoro dipandu oleh Febria Oroh dan Pingkan Serafien. Sebagai pembicara Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro, Model Senior Enny Sukamto, dan Chef Rinrin Marinka.

Lis mengatakan, kesuksesan perempuan-perempuan masa kini tidak terlepas dari didikan seorang ibu, yang dengan penuh kasih sayang membimbing dan mendidik anak-anaknya di rumah.  Perempuan, lanjutnya, harus terus berjuang untuk memerangi  kebodohan dan kemiskinan. Dan, perang terhadap kebodohan itu harus bersenjatakan pendidikan, keuletan,  dan keterampilan.

“Perempuan harus bersekolah, berpendidikan, dan memiliki keterampilan dalam mengurus rumah tangga. Tidak ada artinya apabila seorang perempuan memiliki kecakapan di bidang pendidikan dan karier, kalau gagal mendidik anak-anaknya. Itu berarti perempuan  masih bodoh dan miskin,” jelas Lis. 

Disebutkan sebagai Kartini  masa kini, perempuan  harus menjadi figur mandiri yang tidak hanya sukses berkarier, tetapi juga cerdas merawat rumah tangga. Dalam kehidupan rumah tangga, perempuan berperan sentral dalam mendampingi suami dan mendidik anak-anak untuk menjadi pribadi-pribadi andal yang penuh dedikasi bagi bangsa.

“Harus ada keseimbangan. Seorang perempuan  jangan hanya mengejar karier, tetapi juga harus memperhatikan tumbuh kembang anak-anak.  Jangan sampai anak-anak  terjerumus kepada hal-hal negatif.  Terus terang, saya sangat prihatin melihat begitu banyak anak-anak yang berkeliaran di jalan-jalan dan  terlibat hal-hal negatif,” jelas Lis.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN