Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RS Korona mulai beroperasi hari ini (23/3/2020). Sumber: BSTV

RS Korona mulai beroperasi hari ini (23/3/2020). Sumber: BSTV

Lockdown Malaysia, Ribuan TKI Pulang via Pelabuhan Dumai

Rabu, 25 Maret 2020 | 14:16 WIB

PEKANBARU, Investor.id - Ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) akan pulang dari Malaysia karena negeri jiran tersebut memberlakukan kebijakan penutupan atau lockdown akibat pandemi Covid-19. Pelabuhan Dumai akan menjadi lokasi kedatangan TKI tersebut.

“Jumlahnya saya belum tahu pasti, tapi kapasitas satu kapal di Dumai berkisar 200-300 (orang) satu hari. Tapi ini akan tiap hari karena sekarang kewalahan di Karimun. Di sana sampai ribuan. Ini kita saatnya bantu saudara-saudara kita,” kata Gubernur Riau, Syamsuar di Pekanbaru, Rabu (25/3).

Syamsuar mengatakan, ia mendapat telepon dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Selasa (24/3) malam yang memerintahkan agar Riau mempersiapkan Pelabuhan Dumai untuk kedatangan pekerja migran Indonesia dari Malaysia. Dengan begitu, kepulangan ribuan TKI tidak lagi menumpuk di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Pemulangan pekerja migran Indonesia melalui Pelabuhan Dumai diharapkan bisa secepatnya. Karena itu, Gubernur Riau akan terus berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri dan berkoordinasi dengan Wali Kota Dumai. “Kapan waktunya? Inilah nanti perlu kita sampaikan ke wali kota apakah besok bisa. Kalau bisa, maka mulai besok,” ujarnya.

Setiap WNI yang baru turun dari kapal di Pelabuhan Dumai wajib dicek suhu badannya, dan wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (HAC) oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bersama dinas kesehatan. “Apabila ada yang kedapatan suhunya melebihi 38 derajat, mereka wajib dikarantina,” katanya.

Sedangkan bagi WNI lainnya yang suhu badannya normal, bisa kembali ke daerah masing-masing dengan bus yang dikawal oleh aparat kepolisian.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir, menambahkan setiap WNI yang datang dari Malaysia secara otomatis masuk dalam kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan). Mereka diminta untuk tidak berkeliaran dan mengisolasi diri selama minimal 14 hari karena bisa saja berpotensi membawa ataupun tertular Virus Korona dari Malaysia. (ts)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN