Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Koordinator bisa Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator bisa Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun ke 18 Ribu Kasus

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:20 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator bisa Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan signifikan. Kasus kematian juga menurun drasti, beberapa daerah tidak terjadi kematian karena kasus Covid-19. Namun ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes).

“Kasus konfirmasi harian kasus aktif nasional dan Jawa-Bali tersisa kurang dari 20 ribu, tepatnya 18 ribu, dan kurang dari 7000 di Jawa-Bali, sebelumnya lebih dari 70 robu kasus aktif pada 15 juli lalu. Pada 17 Oktober 2021 kemarin DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Bali mencatat 0 kematian Provinsi lain di Jawa Bali hanya mencatat kurang dari 5 kematian per hari,” ucap Luhut  dalam Konferensi  Pers Menteri terkait Hasil Rapat Terbata, Senin (18/10).

Luhut mengatakan  turunnya angka kematian karena Covid-19 seiring dengan capaian vaksinasi lansia Jawa Bali yang meningkat tajam. Dia mengatakan langkah vaksinasi tetap perlu dilakukan karena sampai saat ini cakupan vaksinasi Jawa Bali baru mencapai 43%. 

“Kita ingin cakupan vaksinasi lansia dalam waktu 2 bulan kedepan mencapai 70%,” ucap Luhut.

Guna mengurangi kasus Covid-19 pemerintah masih menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel. Namun sudah ada perubahan dalma penentuan level PPKM. Hal ini akan dilihat berdasarkan tingkat vaksinasi di daerah tersebut.

"Mulai Selasa (19/10) akan ada 54 kabupaten/kota di level 2, 9 kabupaten kota di level 1," kata Luhut.

Pemerintah sendiri sudah menerapkan pelonggaran PPKM Pemerintah kota Blitar level 1. Pelaksanaan PPKM level 1 dinilai berjalan berhasil  sebab situasi Covid-19 di kota Blitar tetap rendah dan terkendali. Luhut mengatakan terkendalinya kasus Covid-19 didorong oleh tingkat tracing dan  vaksinasi.

“Karena itu Bogor dan Tangerang itu akan dilakukan operasi khusus oleh TNI Polri dan Kementerian Kesehatan dengan mengarahkan vaksinator- vaksinator untuk mempercepat target vaksinasi,” kata Luhut. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN